Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kain Sarung UMKM Aceh Laris Manis Menjelang Lebaran

📅 Jumat, 21 Mar 2025, 22:07 WIB | Oleh:
Kain Sarung UMKM Aceh Laris Manis Menjelang Lebaran Doc: Antara Foto
Ket. Ada peningkatan permintaan pasar pada Ramadhan dan menjelang Idul Fitri tahun ini. Namun, peningkatan melambat dibanding tahun sebelumnya," kata Khairul Fajri Yahya, pelaku UMKM kain sarung Ija Kroeng, di Banda Aceh

Kain Sarung UMKM Aceh Laris Manis Menjelang Lebaran

Banda Aceh, 21/3 (ANTARA) - Penjualan kain sarung produksi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Aceh meningkat pada bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah atau 2025 Masehi.

"Ada peningkatan permintaan pasar pada Ramadhan dan menjelang Idul Fitri tahun ini. Namun, peningkatan melambat dibanding tahun sebelumnya," kata Khairul Fajri Yahya, pelaku UMKM kain sarung Ija Kroeng, di Banda Aceh, Jumat.

Ia mengatakan kain sarung yang terjual pada Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah ini mencapai 150-an lembar per hari. Sedangkan di hari biasa hanya berkisar 50 hingga 70 lembar per hari.

Penjualan dominan terjadi di awal Ramadhan dan menjelang hari raya seperti sekarang ini. Produk Ija Kroeng yang dominan dicari konsumen adalah kain sarung biasa dan celana sarung. Hitam menjadi warna dominan yang dicari konsumen. Sedangkan harga, berkisar Rp300 ribu hingga Rp1,49 juta

"Untuk memenuhi permintaan konsumen pada Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, kami mulai memproduksi dua bulan sebelum bulan puasa. Adanya peningkatan penjualan sudah biasa, seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Khairul Fajri.

Khairul Fajri menyebutkan sarung merek Ija Kroeng sudah eksis sejak dua dekade di Aceh. Selain sarung, Ija Kroeng juga memproduksi kain songket. Songket tersebut khusus menggunakan kain wastra yang setiap produk ditandai tahun pembuatan.

Setiap tahunnya, kata dia, Ija Kroeng merilis produk terbaru songket. Produk-produk songket Ija Kroeng dengan desain dan motif Aceh. Songket tersebut diproduksi untuk membudayakan pemakaiannya kepada generasi sekarang.

"Kami tidak sekadar memproduksi, tetapi juga membudayakan pemakaian kain sarung dan songket, terutama kepada generasi sekarang. Dan saat ini, budaya memakai kain sarung maupun songket sudah diterima kalangan milenial di Aceh," kata Khairul Fajri Yahya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.