Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin Resah Warga, Puluhan Remaja di Bengkulu Dibina dengan Sanksi Bersihkan Masjid

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 12:08 WIB | Oleh:
Bikin Resah Warga, Puluhan Remaja di Bengkulu Dibina dengan Sanksi Bersihkan Masjid Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Satpol-PP Kota Bengkulu Sahat Marilutua Situmorang di Bengkulu, Selasa (10/3).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, memberikan pembinaan berupa sanksi membersihkan masjid terhadap puluhan remaja di wilayah tersebut yang meresahkan masyarakat di wilayah itu.

Sanksi tersebut diberikan sebab banyak warga yang mengeluhkan aktivitas para remaja yang nongkrong hingga dini hari, sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat dan lingkungan sekitar.‎

"Untuk para remaja ini sering berkumpul hingga larut malam di kawasan Simpang Empat Pagar Dewa dan lainnya dan aktivitas mereka sudah cukup meresahkan masyarakat sekitar," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang di Bengkulu, Selasa.

Untuk para remaja yang terkena razia tersebut, kata dia, dilakukan pendataan oleh anggota Satpol-PP Kota Bengkulu dan diberikan pembinaan baik secara fisik maupun mental agar tidak mengulangi perbuatan yang sama.

Sebagai bentuk efek jera, kata dia, para remaja tersebut diminta untuk membersihkan masjid di sekitar lokasi sebagai bagian dari pembinaan yang diberikan oleh petugas.

Setelah proses pendataan selesai, lanjutnya, belasan anak tersebut diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Bengkulu untuk mendapatkan pembinaan lanjutan.

Sementara itu Pemkot Bengkulu bersama dengan anggota kepolisian melaksanakan razia secara berkala di sejumlah lokasi di wilayah tersebut guna mengantisipasi aksi prostitusi selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah/2026.

Sasaran lokasi razia tersebut dilakukan di sejumlah kos-kosan, warung remang-remang, hotel, dan lainnya yang berada di Kota Bengkulu.

Kegiatan razia tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas menyimpang di kos-kosan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, pihaknya menemukan adanya pasangan yang belum menikah berada di satu kamar kos yang sama dan ditemukan banyak alat kontrasepsi bekas pakai maupun bungkus kosong yang diduga baru digunakan.

Sahat menegaskan  Satpol-PP Kota Bengkulu akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan, serta berkoordinasi dengan aparat wilayah agar fungsi rumah kos kembali sesuai dengan peruntukannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.