Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabar Gembira, Korea Selatan Siapkan Rp41 Triliun untuk Membantu Kesejahteraan Negara Berkembang

📅 Kamis, 08 Feb 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira, Korea Selatan Siapkan Rp41 Triliun untuk Membantu Kesejahteraan Negara Berkembang Doc: Antara/pixabay.com
Ket. Bendera Korea Selatan.

Seoul - Kabar gembira, Pemerintah Korea Selatan berencana melaksanakan proyek untuk membantu mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan di negara-negara berkembang pada tahun 2024 dengan anggaran mencapai 3,5 triliun Won (Rp41 triliun).

"Sebanyak 46 lembaga pemerintah akan terlibat untuk melaksanakan 1.699 proyek ODA bilateral dan multilateral tahun ini," kata kementerian tersebut.

Pemerintah Korea Selatan menyelesaikan rencana ODA usai melakukan pertemuan antar lembaga yang dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Dua Kang In-sun.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, sebagaimana dilaporkan Yonhap, mencatat bahwa bantuan pembangunan resmi (ODA) untuk tahun 2024 tersebut meningkat sebesar 38,9 persen dibandingkan tahun lalu.

Dana tersebut akan digunakan di berbagai bidang mulai dari bantuan kemanusiaan, pendidikan dan pertanian hingga kesehatan yang bertujuan membantu negara-negara penerima mengatasi masalah seperti konflik dan perubahan iklim.

ODA mencakup pemberian langsung hibah, pinjaman dan bantuan teknis kepada negara-negara berkembang atau pemberian tidak langsung kepada organisasi internasional.

Untuk skema penyaluran dana ODA, Korea Selatan menawarkan hibah dan pinjaman lunak. Hibah tidak memerlukan pembayaran kembali dari negara penerima. Berbeda dengan pinjaman karena merupakan transfer yang dilakukan dalam bentuk tunai atau barang dengan syarat konsesi yang disertai dengan kewajiban pembayaran kembali.

Sebelumnya, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengatakan bahwa Korea Selatan bertekad untuk menjadi negara penting global dan memperluas bantuan pembangunan resmi kepada negara-negara berkembang.

Hal itu lantaran Korea Selatan merasa berterima kasih atas bantuan komunitas internasional di masa lalu dan kini negara yang dipimpinnya mampu memerangi kemiskinan dan mencapai pembangunan ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.