Jepang Berencana Lepaskan 1 Juta Ton Air dari PLTN Fukushima, Negara Sekitar Khawatir
📅 Jumat, 13 Jan 2023, 13:33 WIB | Oleh: Lili LestariTOKYO - Pemerintah Jepang akan melepaskan air yang terkontaminasi dari Fukushima, pembangkit listrik tenaga nuklir yang hancur akibat tsunami pada 2011, ke laut "sekitar musim semi atau musim panas ini".
Musim semi di Jepang dimulai pada bulan Maret dan musim panas pada bulan Juni.
Mengutip Freshnewsasia, Jumat (13/1), Jepang menyetujui pelepasan lebih dari 1 juta ton air yang digunakan untuk mendinginkan reaktor sejak krisis April 2021.
Air, yang saat ini disimpan dalam tangki di lokasi pabrik yang hancur di timur laut Jepang, akan diolah sebelum dilepaskan, tetapi rencana tersebut dikecam negara-negara tetangga, negara-negara Pasifik, dan komunitas nelayan lokal yang khawatir hal itu akan mempengaruhi mata pencaharian mereka.
Airnya, yang setara dengan volume 500 kolam renang ukuran Olimpiade, telah diolah, tetapi juga disaring lagi untuk menghilangkan isotop berbahaya.Juga akan diencerkan untuk memenuhi standar internasional sebelum dilepaskan ke laut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian luar negeri Jepang mengatakan pada Juli, regulator menganggap aman untuk melepaskan air, yang bahkan setelah disaring masih mengandung jejak tritium, isotop hidrogen yang sulit dipisahkan dari air.
Pembangkit Fukushima hancur pada Maret 2011 oleh tsunami yang dipicu salah satu gempa terkuat yang pernah tercatat.
Puluhan ribu orang dievakuasi setelah bencana tersebut. PBB mengatakan, sekitar 40.000 orang tidak dapat kembali ke rumah mereka karena kontaminasi radioaktif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penonaktifan pabrik dan pembersihan radiasi diperkirakan akan memakan waktu puluhan tahun.
Proses ini diawasi oleh Tokyo Electric Power, yang memiliki pabrik tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!