Lakers Dipermalukan Sacramento Kings Meski Doncic Tampil Impresif
📅 Rabu, 14 Jan 2026, 06:50 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Ezra Shaw/Getty Images /AFP
LOS ANGELES - Pemain bola basket asal Slovenia, Luka Doncic, tampil luar biasa dengan torehan 42 poin. Namun, penampilan gemilang itu tetap tak mampu menyelamatkan Los Angeles Lakers dari kekalahan ketiga beruntun. Lakers harus mengakui keunggulan Sacramento Kings dengan skor 112-124 dalam lanjutan NBA, Selasa (13/1).
Laga itu terasa semakin mengecewakan bagi Lakers yang tampil tumpul dari luar garis tiga angka. Tim asuhan JJ Redick hanya mampu memasukkan delapan tembakan tiga poin dari total 36 percobaan. LeBron James, yang mengenakan patch khusus untuk menandai musim ke-23 bersejarahnya di NBA, menyumbang 22 poin, tetapi gagal mengangkat performa tim secara keseluruhan.
Selain Doncic dan James, hanya dua pemain Lakers lain yang mencetak dua digit angka. Deandre Ayton menambahkan 13 poin. Jaxson Hayes menyumbang 12 poin dari bangku cadangan. Minimnya kontribusi dari pemain lain membuat Lakers kesulitan menjaga ritme permainan sepanjang laga.
Sebaliknya, Kings yang hanya terpaut satu peringkat dari dasar klasemen Wilayah Barat dengan rekor 10-30 justru tampil percaya diri. DeMar DeRozan memimpin dengan 32 poin. Sedangkan Russell Westbrook mencetak 22 poin saat menghadapi mantan timnya. “Kami benar-benar tidak bisa memasukkan tembakan,” ujar pelatih Lakers, JJ Redick, menggambarkan frustrasi timnya.
Di pertandingan lain, Indiana Pacers mencatat kejutan dengan menundukkan Boston Celtics 98-96 di Indianapolis, sekaligus meraih kemenangan ketiga beruntun. Pascal Siakam menjadi top skor Pacers dengan 21 poin. Pemain asal Kamerun itu pula yang mencetak angka penentu kemenangan lewat tembakan floater tujuh detik sebelum laga berakhir. Celtics masih memiliki peluang, namun upaya tripoin jarak jauh Derrick White dari 32 kaki gagal menemui sasaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, di Toronto, Kyle Lowry mendapat sambutan meriah saat Philadelphia 76ers menang 115-102 atas Raptors. Lowry, yang berjasa membawa Toronto meraih satu-satunya gelar NBA pada 2019, menerima standing ovation di kuarter keempat dalam penampilan yang diyakini menjadi laga terakhirnya di kota tersebut sebelum pensiun. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!