Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Panik, Harga dan Stok Beras di Ponorogo Terpantau Aman Terkendali

📅 Senin, 16 Okt 2023, 04:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Panik, Harga dan Stok Beras di Ponorogo Terpantau Aman Terkendali Doc: ANTARA/HO - Bapanas
Ket. Tim Bapanas saat melakukan sidak bahan pokok beras di Pasar Legi Ponorogo.

Ponorogo - Jangan panik, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan bahwa dinamika harga dan stok beras di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur terpantau aman terkendali.

"Dilaporkan aman itu karena harga beras di Pasar Legi saat ini kisaran Rp12 ribu untuk medium dan cenderung turun. Kalau di beberapa daerah harganya masih sekitar Rp13 ribu," kata Deputi 3 Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Bapanas, Andriko Noto Susanto dalam rilisnya diterima awak media di Ponorogo, Minggu.

Ia menyebut, harga komoditas pangan jenis sembako sempat tinggi pada awal akhir September hingga awal Oktober ini. Namun sekarang harga sembako, khususnya komoditas beras, berangsur turun dan stabil.

Harga beras di Ponorogo masuk kategori murah jika dibandingkan dengan kota atau kabupaten lain.

Andriko juga memastikan bahwa pemerintah melalui badan urusan logistik memberikan bantuan pangan beras 10 kilogram, kepada keluarga tidak mampu selama tiga bulan, mulai September hingga November mendatang.

"September sudah selesai, Oktober sudah siap dikirim mudah-mudahan tepat waktu dan ini gratis bagi yang mendapatkan," urainya.

Selain itu, beras yang dikeluarkan Bulog, yakni Sosialisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) harganya sudah ditentukan di bawah harga pasaran.

Hal ini agar diminati oleh masyarakat serta toko retail agar harga beras tidak naik

"Jika harga beras naik, tentu yang kasihan adalah masyarakat. Karena merupakan kebutuhan pokok," kata Andriko.

Pihaknya berharap dua instrumen tersebut, yakni bantuan pangan dan beras SPHP bisa menekan harga di pasaran.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan bisa meningkatkan produksinya dengan mengoptimalkan air tanah di musim kemarau seperti sekarang ini.

"Produksi beras nasional segera ditingkatkan, pengoptimalan air tanah bisa dijalankan dengan optimalisasi program pompanisasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.