Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jangan Asal Beli Hewan Kurban, DKP Tangerang Sarankan Periksa Dulu Asal Muasal dan Legalitasnya

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 12:00 WIB | Oleh:
Jangan Asal Beli Hewan Kurban, DKP Tangerang Sarankan Periksa Dulu Asal Muasal dan Legalitasnya Doc: DKP Kota Tangerang
Ket. Kepala Bidang Pertanian DKP Kota Tangerang Ibnu Ariefyanto (tengah) didampingi dua dokter hewan sedang memeriksa kesehatan hewan kurban.

TANGERANG - Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Banten mengimbau masyarakat untuk memeriksa legalitas dan asal hewan sebelum membeli untuk kebutuhan hari raya Idul Adha.

"Pastikan hewan berasal dari peternakan yang memiliki sertifikat kesehatan dan telah diperiksa oleh dokter hewan. Ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit zoonosis. Salah satunya di kandang yang memiliki stiker DKP Kota Tangerang," kata Kepala Bidang Pertanian DKP Kota Tangerang Ibnu Ariefyanto di Tangerang, Ahad.

Ia mengatakan permintaan hewan kurban di Kota Tangerang mulai meningkat. Namun, agar ibadah kurban berjalan dengan sah dan maksimal, penting bagi warga untuk mengetahui cara memilih hewan kurban yang sehat, layak dan sesuai syariat.

Hal lain yang perlu diketahui adalah memilih hewan yang cukup umur sesuai syariat, usia minimal satu tahun untuk kambing dan dua tahun untuk sapi.

"Tanyakan langsung kepada penjual mengenai umur hewan, dan pastikan ada bukti atau tanda fisik seperti tumbuhnya gigi permanen," ujarnya.

Kemudian hewan kurban harus bebas dari cacat seperti buta, pincang, atau sakit. Pilih hewan yang aktif, tidak lesu, bulunya bersih dan mengilap, serta memiliki nafsu makan yang baik.

Pilih pedagang atau peternak yang memiliki reputasi baik, transparan dan bersedia memberikan informasi lengkap mengenai hewan yang dijual.

"Bagi warga yang tidak menyembelih sendiri, pastikan lokasi pemotongan hewan kurban memenuhi standar kebersihan dan kepatuhan terhadap protokol keagamaan maupun kesehatan," katanya.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban di lapak-lapak yang sudah terdaftar resmi dan diawasi oleh petugas kesehatan hewan.

"Memilih hewan kurban bukan sekadar soal harga, tapi juga soal kualitas dan keberkahan. Mari kita jadikan ibadah kurban sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan lingkungan," ujar Ibnu.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.