Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indosat Manfaatkan Teknologi Nemotron Nvidia, Hadirkan AI Hingga Pelosok Indonesia

📅 Jumat, 20 Mar 2026, 21:53 WIB | Oleh:
Indosat Manfaatkan Teknologi Nemotron Nvidia, Hadirkan AI Hingga Pelosok Indonesia Doc: Indosat
Ket. Indosat berkolaborasi dengan Nvidia meluncurkan AI Grid terdistribusi dan platform Sahabat-AI di ajang GTC 2026. Inisiatif ini bertujuan membawa manfaat kecerdasan artifisial yang inklusif hingga ke seluruh pelosok Indonesia.

JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) hari ini mengumumkan langkah penting dalam misinya untuk memperluas akses kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia. Inisiatif ini diperkenalkan bersama para pemimpin global di bidang AI dalam ajang GTC Nvidia 2026 di San Jose, California, Amerika Serikat, di mana Indosat memaparkan kolaborasinya dengan Nvidia untuk mengembangkan kapabilitas AI di Indonesia dengan memanfaatkan model open-source Nemotron.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan, pihaknya percaya masa depan AI di Indonesia harus bisa dinikmati oleh semua orang, bukan hanya di kota besar atau oleh industri tertentu.

“Dengan menggabungkan teknologi kelas dunia seperti model Nemotron dari Nvidia, infrastruktur AI nasional kami, dan platform seperti Sahabat-AI, kami ingin membawa manfaat AI lebih dekat ke kehidupan sehari-hari masyarakat di seluruh Indonesia,” ucapnya melalui siaran pers pada hari Jumat (20/3).

Langkah ini merupakan bentuk nyata dari kepercayaan Indosat bahwa AI harus inklusif dan tidak boleh ada orang Indonesia yang tertinggal dalam masa depan AI bangsa. Dengan menggabungkan model AI yang mutakhir, infrastruktur nasional, serta platform digital yang mudah diakses, Indosat berupaya menghadirkan manfaat AI lebih dekat ke kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari ruang kelas, komunitas kreatif, hingga dunia usaha dan institusi publik di seluruh Indonesia.

Untuk mendukung ambisi tersebut, Indosat juga tengah membangun AI Grid terdistribusi, dengan memanfaatkan jaringan data center dan infrastruktur jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai fondasi ekosistem AI nasional. Melalui distribusi kemampuan komputasi AI di berbagai lokasi, infrastruktur ini akan menghadirkan akses AI yang lebih dekat bagi para developer, pelaku usaha, dan komunitas di berbagai daerah.

Pendekatan ini memungkinkan akses yang lebih cepat terhadap daya komputasi AI sekaligus membuka peluang inovasi yang lebih luas, tidak hanya di kota-kota besar. Seiring berkembangnya AI Grid ini, Indosat berharap dapat mempercepat pengembangan solusi AI lokal serta memastikan manfaat kecerdasan artifisial dapat dirasakan oleh masyarakat di seluruh nusantara.

Di atas infrastruktur tersebut, Indosat juga menghadirkan Sahabat-AI, sebuah platform AI berbasis aplikasi yang dirancang untuk membuat teknologi AI lebih mudah diakses oleh masyarakat. Tersedia di Android dan iOS, Sahabat-AI berfungsi sebagai aplikasi sekaligus platform terbuka yang memungkinkan individu maupun organisasi memanfaatkan berbagai kapabilitas AI—mulai dari membantu menulis, riset, coding, pembuatan gambar, hingga analisis yang lebih mendalam.

Dikembangkan dengan semangat “Si Paling Indonesia,” Sahabat-AI dirancang untuk memahami cara masyarakat Indonesia berkomunikasi dengan lebih baik, termasuk melalui penggunaan bahasa daerah serta konteks budaya lokal, sehingga menghadirkan pengalaman AI yang lebih alami dan relevan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.