Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia-Arab Saudi Bahas Penguatan Kerja Sama Industri

📅 Kamis, 17 Apr 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Indonesia-Arab Saudi Bahas Penguatan Kerja Sama Industri Doc: antara
Ket. Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita

Jakarta - Pemerintah Indonesia bersama dengan Pemerintah Arab Saudi membahas penguatan kerja sama, khususnya di bidang industri untuk memitigasi dampak ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat (AS).

Pembahasan penguatan kerja sama tersebut dilakukan oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita bersama dengan Menteri Industri dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Bandar Al-Khorayef di Jakarta, Rabu (16/4).

"Global uncertainty ini harus menjadi perhatian kita semua. Termasuk bagaimana kita bisa mencermati dan mencari policy yang tepat di dalam memitigasi apa saja kebijakan-kebijakan yang mungkin akan dikeluarkan oleh AS, dalam hal ini adalah Trump. Dan oleh sebab itu untuk menghadapi global uncertainty ini kami sepakat bahwa salah satu cara untuk memitigasinya adalah penguatan kerja sama antara kedua negara," kata Menperin Agus

Seperti dikutip dari Antara, melihat angka perdagangan antar kedua negara yang masih sangat rendah yakni sebesar 3,3 miliar dolar AS atau 55,57 triliun rupiah (kurs rupiah 16.840) pada tahun lalu, disampaikan Menperin bahwa masih banyak ruang bagi Indonesia dan Arab Saudi untuk meningkatkan kerja sama.

Misalnya kerja sama di bidang petrokimia dan pengembangan sektor mineral yang bisa saling menguntungkan.

Dijelaskan Agus, Indonesia membutuhkan hilirisasi dari sektor petrokimia untuk mendukung industri turunannya, serta Arab Saudi bisa bekerja sama untuk mengembangkan hilirisasi mineral.

"Mereka siap akan investasi di dalam sektor mineral Indonesia, termasuk dalam rangka untuk men-secure kekuatan market yang ada di dalam portofolio Arab Saudi tersebut," ujar Menperin.

Nantinya pembahasan mengenai rencana penguatan kerja sama ini akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang segera dibuat.

"MoU-nya akan betul-betul kita batasi terhadap program-program atau proyek-proyek yang memiliki common ground antara Arab Saudi dengan Indonesia, tetapi juga yang terpenting proyek-proyek yang quick win," kata Agus.

Selain itu, kedua negara juga membahas peluang peningkatan arus investasi serta kolaborasi dalam proyek-proyek berkelanjutan, termasuk energi baru dan terbarukan. Dalam konteks geopolitik dan ekonomi global yang terus berubah, sinergi antara Indonesia dan Arab Saudi dinilai krusial dalam menjaga stabilitas kawasan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.