Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IBL Menerapkan Format 'Best of Five' Selama Fase Playoff

📅 Minggu, 03 Mei 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
IBL Menerapkan Format 'Best of Five' Selama Fase Playoff Doc: Antara
Ket. Dirut IBL Indonesia Junas Miradiarsyah (tengah) berbincang dengan rekannya setelah laga Pacific Caesar melawan Hang Tuah Jakarta di Gor Pacific Caesar Surabaya, Minggu (3/5/2026).

Surabaya - Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL) Junas Miradiarsyah mengatakan fase playoff musim kompetisi 2026 akan menggunakan format best of five mulai dari babak utama hingga final guna meningkatkan kualitas pertandingan dan daya tarik kompetisi.

Babak playoff akan dimulai pada Sabtu, 23 Mei 2026 dengan melibatkan delapan tim terbaik dari total 11 peserta. 

"Sistem pertandingan mempertemukan peringkat pertama melawan peringkat kedelapan, peringkat kedua menghadapi peringkat ketujuh, dan seterusnya,” kata Junas usai menyaksikan pertandingan Pacific Caesar melawan Hangtuah Jakarta di GOR Pacific Caesar Surabaya, Minggu.

Ia menuturkan perubahan format tersebut menjadi bagian dari upaya IBL dalam menghadirkan persaingan yang lebih kompetitif pada fase penentuan juara.

Menurut dia, penerapan format best of five diambil agar kompetisi  menyuguhkan pertandingan yang lebih berkualitas dengan jumlah laga lebih banyak, sehingga antusiasme suporter semakin meningkat dan perjalanan tim menuju final menjadi lebih menarik.

Selain peningkatan kualitas kompetisi, pihaknya juga menargetkan penguatan unsur hiburan pada musim mendatang melalui inovasi oleh klub-klub peserta.

“Sejumlah tim sekarang mulai berlomba menghadirkan atraksi tambahan, mulai dari pembagian hadiah hingga pertunjukan performa, untuk meningkatkan pengalaman menonton bagi suporter di arena pertandingan,” ucapnya.

Junas berharap aspek hiburan pada musim depan berkembang lebih baik karena menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam kompetisi bola basket profesional.

Dia menilai upaya Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dalam mendorong kompetisi di berbagai level telah berjalan  baik.

Menurut dia, kompetisi mulai dari komunitas, tingkat sekolah menengah atas, mahasiswa, hingga kelompok usia muda menjadi fondasi penting bagi perkembangan basket profesional di masa depan.

Menurut dia, semakin banyak anak yang menonton dan bermain basket akan menjadi faktor penting dalam mencetak pemain profesional.

"Tentunya bisa membuka peluang lahirnya lebih banyak talenta potensial dari Surabaya," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.