Humas: Bali Zoo Catat Lonjakan Kunjungan saat Lebaran
📅 Senin, 23 Mar 2026, 23:00 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBALI - Lonjakan kunjungan wisata terjadi di Bali Zoo selama libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah. Jumlah wisatawan meningkat signifikan seiring tingginya mobilitas masyarakat pada periode Lebaran tahun ini.
Pengelola mencatat kenaikan kunjungan hingga 120 persen dibandingkan hari normal.
Puncak kunjungan terjadi pada Minggu dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar 2.200 orang.
"Kunjungan sebanyak 60 persen wisatawan Nusantara. Dan 40 persen wisatawan asing," kata Kepala Humas Bali Zoo, Emma Kristiana Chandra, Senin (23/3).
Tingginya angka kunjungan didorong kombinasi libur panjang dan minat wisata keluarga. Wisatawan didominasi berasal dari Jakarta, Surabaya, serta sejumlah kota besar lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pengelola memperkirakan jumlah kunjungan masih tinggi meski memasuki arus balik Lebaran. Hari ini, jumlah wisatawan diprediksi tetap berada di kisaran dua ribu orang.
Tren kunjungan diperkirakan berlanjut hingga hari terakhir cuti bersama pada Selasa. Setelah itu, aktivitas masyarakat diperkirakan kembali normal pada Rabu usai libur panjang.
Daya tarik baru berupa interaksi dengan kapibara turut mendorong peningkatan kunjungan. Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan satwa yang tengah populer di media sosial.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bali Zoo memiliki enam ekor kapibara berusia enam hingga sembilan bulan. Satwa tersebut menjadi salah satu magnet baru yang diminati pengunjung dari berbagai kalangan.
Pengunjung juga dapat memberi makan kapibara dengan jagung dan rumput gajah. Hewan ini rata-rata mengonsumsi satu hingga dua setengah kilogram pakan setiap hari.
Selain rekreasi, wisatawan mendapatkan edukasi mengenai pelestarian satwa dilindungi. Program edukasi ini menyasar generasi muda agar lebih peduli terhadap keberlangsungan satwa.
Bali Zoo juga menyediakan berbagai wahana, termasuk atraksi air untuk anak-anak. Fasilitas tersebut menambah pengalaman wisata keluarga selama berkunjung ke lokasi.
Secara keseluruhan, lembaga konservasi ini memiliki puluhan spesies dengan ratusan satwa. Koleksi tersebut mencakup satwa endemik Indonesia hingga berbagai hewan dari mancanegara. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!