Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Heboh! TNI-Polri Gerebek Lapas Ngawi, Barang Terlarang Berhasil Diamankan

📅 Minggu, 26 Okt 2025, 17:58 WIB | Oleh:
Heboh! TNI-Polri Gerebek Lapas Ngawi, Barang Terlarang Berhasil Diamankan Doc: ANTARA/HO-Lapas Ngawi
Ket. Petugas gabungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ngawi, Jawa Timur bersama TNI dan Polri melakukan razia hunian di lingkungan lapas setempat.

NGAWI - Petugas gabungan Lapas Kelas IIB Ngawi bersama TNI dan Polri menyita sejumlah barang terlarang saat melakukan razia di blok hunian warga binaan. Razia tersebut digelar untuk memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Ngawi Iwan Setiawan dalam keterangannya di Ngawi, Minggu mengatakan razia hunian warga binaan tersebut bertujuan memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

"Kegiatan petugas gabungan ini untuk memastikan bahwa Lapas Ngawi bersih dari barang terlarang, seperti narkoba, telepon genggam, dan barang terlarang lainnya," ujarnya.

Menurutnya, kegiatan razia tersebut juga sebagai tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) dan Direktur Keamanan dan Ketertiban (Dirpamintel).

Kegiatan dilakukan di dua blok, yaitu blok lansia dan dapur. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di blok hunian, antara lain satu unit ponsel android dan non-android, kipas angin, gunting, korek api, serta beberapa benda tajam lainnya.

Seluruh barang temuan langsung diamankan sebagai barang sitaan untuk mencegah potensi penyalahgunaan di kemudian hari.

Petugas juga memberikan pengarahan kepada warga binaan agar selalu menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang berlaku di dalam lapas.

"Razia gabungan ini menjadi bukti komitmen Lapas Ngawi dalam mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada penguatan deteksi dini gangguan kamtib demi terciptanya lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif," kata dia.

Adapun, razia melibatkan Kalapas bersama Kepala KPLP, Kasubsi Regbimkemas, staf KPLP, staf Kamtib, Karupam, anggota jaga, dan CPNS Lapas Ngawi. Razia juga menggandeng Kodim 0805/Ngawi sebagai bentuk sinergisitas antar-aparat dalam menjaga situasi yang kondusif.

Kegiatan dilakukan di dua kamar, yaitu kamar Dapur dan kamar Lansia. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di blok hunian, antara lain satu unit ponsel android dan non-android, kipas angin, gunting, korek api, serta beberapa benda tajam lainnya.

Seluruh barang temuan langsung diamankan sebagai barang sitaan untuk mencegah potensi penyalahgunaan di kemudian hari. Petugas juga memberikan pengarahan kepada warga binaan agar selalu menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang berlaku di dalam lapas.

Razia gabungan ini menjadi bukti komitmen Lapas Ngawi dalam mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada penguatan deteksi dini gangguan kamtib demi terciptanya lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.