Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Heboh, Oknum Dokter di Malang Dilaporkan Lakukan Pelecehan Seksual kepada Dua Orang Pasien

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 12:55 WIB | Oleh:
Heboh, Oknum Dokter di Malang Dilaporkan Lakukan Pelecehan Seksual kepada Dua Orang Pasien Doc: antara foto
Ket. Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto

MALANG - Polresta Malang Kota, Jawa Timur (Jatim) tengah menyelidiki dua laporan dugaan kasus pelecehan seksual dari korban berinisial QAR dan A dengan terduga pelaku oknum dokter salah satu rumah sakit swasta bernama AY.

Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto dmengatakan Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota masih terus mengumpulkan barang bukti, sekaligus mencari saksi-saksi tambahan guna memperkuat dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum dokter AY.

"Saat ini, Satreskrim Polresta Malang Kota telah bergerak cepat untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya saksi, yakni dia yang mendengar, melihat, melihat dan (mengumpulkan) barang bukti," kata Yudi di Malang, Rabu (23/4).

Adapun masing-masing laporan itu, yakni Nomor LP/B/113/IV/2025/SPKT/Polresta Malang Kota/Polda Jawa Timur tanggal 18 April 2025 untuk korban QAR dan Nomor LP/B/117/IV/2025/SPKT/Polresta Malang Kota/Polda Jawa Timur milik korban A tertanggal 22 April 2025.

Saat ini, kepolisian setempat telah melakukan pemeriksaan terhadap orang saksi, yakni pegawai rumah sakit swasta tempat AY bekerja dan teman korban QAR.

Petugas kepolisian juga sudah mendatangi rumah sakit swasta untuk melakukan pengecekan, salah satunya terhadap CCTV yang terpasang di sana.

"Sementara belum ada tambahan saksi, namun kami masih menunggu hasil analisa dan barang bukti lain untuk mengetahui kejadian dugaan pelecehan seksual," ujarnya.

Soal rekaman CCTV, Yudi menyatakan bahwa proses analisa membutuhkan waktu lantaran kejadian dugaan pelecehan seksual itu terjadi pada tahun 2022 dan 2023, sehingga perlu adanya pemeriksaan berkala terhadap file rekaman pada kamera pengawas di rumah sakit tempat AY bekerja.

"Secara otomatis dua-duanya (rekaman kejadian dan jumlah file), tetapi kami terus berupaya semaksimal mungkin," ucap dia.

Yudi memastikan ketika seluruh proses penyelidikan telah rampung, maka pihaknya akan langsung memberikan informasi detail terkait dugaan pelecehan seksual ini.

"Setelah proses pemeriksaan selesai kami akan memberikan informasi kepada masyarakat dengan lengkap," katanya.

Sebelumnya, Seorang oknum dokter dari salah satu rumah sakit swasta di Kota Malang berinisial AY diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap pasiennya, yakni QAR dan A.

Untuk dugaan pelecehan seksual yang menimpa QAR terjadi pada 2022. Kejadian itu terjadi saat korban sedang menjalani perawatan di ruang VIP rumah sakit swasta tersebut, sedangkan A diduga mengalami dugaan pelecehan seksual oleh AY ketika memeriksakan diri di IGD rumah sakit yang sama pada 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.