Gubernur Bengkulu Bangun Rumah Layak Bagi Bayi Penderita Cacingan
📅 Rabu, 17 Sep 2025, 15:30 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Boyke Ledy Watra
Bengkulu -- Gubernur Bengkulu Helmi Hasan membangun rumah baru bagi keluarga bayi penderita cacingan dan bahkan sampai keluar cacing dari hidung dan mulut di Kabupaten Seluma.
"Berapa pun anggarannya, semaksimal mungkin kita bantu sampai rumahnya layak untuk ditinggali," kata Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, Rabu.
Helmi memerintahkan jajarannya untuk membangun rumah layak huni bagi keluarga pasien. Gubernur berharap kasus serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari dan juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Asisten I Pemerintah Provinsi Bengkulu Khairil di Bengkulu menyatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu bukan memperbaiki rumah yang ada saat ini, namun membangun baru rumah yang lebih layak sebagai salah satu dukungan memastikan dua balita di Seluma itu tidak lagi terjangkit penyakit cacingan ke depannya.
"Ini bagaimana supaya masyarakat yang mengalami hal-hal yang sama seperti ini tidak akan terulang kembali, kita pastikan ini menjadi pelajaran serius bagi kita," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tidak hanya pembangunan rumah, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga memberikan dukungan untuk pemenangan medis optimal demi kesembuhan dua balita tersebut, kemudian juga menggratiskan biaya pengobatannya.
Selain itu, pemerintahan daerah juga memastikan peningkatan gizi kedua balita selama proses penyembuhan, sehingga keduanya kembali pulih seperti balita lainnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan kondisi kesehatan bayi yang keluar cacing dari mulut dan hidungnya kini sudah membaik usai mendapat penanganan medis.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ya kondisi bayi sekarang sudah ditangani oleh ahlinya, Alhamdulillah sudah terjadi perubahan. Laporan terakhir ini kondisinya sudah mulai membaik," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Edriwan Mansyur.
Dua balita penderita cacingan tersebut kakak adik yang berusia 4 tahun dan 1 tahun 8 bulan, keduanya kini dirawat di RSUD M Yunus Provinsi Bengkulu.
"Tadi siang sekitar pukul 13:00 WIB sang kakak juga sudah sampai di RS M Yunus," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!