Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gencatan Senjata Mulai Berlaku Setelah Militer Israel Menarik Diri dari Sebagian Wilayah Gaza

📅 Sabtu, 11 Okt 2025, 08:56 WIB | Oleh:
Gencatan Senjata Mulai Berlaku Setelah Militer Israel Menarik Diri dari Sebagian Wilayah Gaza Doc: BBC/Anadolu
Ket. Warga Palestina berjalan kaki menuju utara Jalur Gaza.

Militer Israel mengatakan pihaknya telah menarik sebagian pasukan dari beberapa wilayah Gaza setelah perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada Jumat (10/10) pagi.

Dilaporkan BBC, pasukan Israel mengatakan mereka telah mundur ke posisi yang disepakati di wilayah tersebut - meskipun pasukan masih menduduki setengah dari Jalur Gaza.

Rekaman menunjukkan ribuan warga Palestina berjalan ke arah utara Gaza, yang telah dibombardir secara besar-besaran oleh pasukan Israel dalam beberapa bulan terakhir.

Gencatan senjata mulai berlaku setelah pemerintah Israel menyetujui tahap pertama kesepakatan gencatan senjata dan pemulangan sandera pada hari Kamis. Tahap-tahap selanjutnya masih dalam negosiasi.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Hamas memiliki waktu hingga pukul 12.00 waktu setempat pada hari Senin (13/10) untuk membebaskan semua sandera Israel - termasuk 20 orang yang diyakini masih hidup, dan hingga 28 jenazah sandera.

Israel juga harus membebaskan sekitar 250 tahanan Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup di penjara-penjara Israel. Radio militer Israel melaporkan bahwa 100 orang akan dibebaskan ke Tepi Barat dan lima orang ke Yerusalem Timur. Lebih banyak lagi yang diperkirakan akan dideportasi.

Sebanyak 1.700 warga Palestina dari Gaza yang telah ditahan juga harus dibebaskan.

Berdasarkan ketentuan kesepakatan, truk-truk bantuan juga harus diizinkan masuk tanpa batasan ke Jalur Gaza untuk membawa bantuan yang sangat dibutuhkan penduduk Gaza - banyak di antaranya telah berulang kali mengungsi selama perang dua tahun.

Sekitar 600 truk bantuan diperkirakan akan memasuki Gaza setiap hari mulai hari Jumat, meskipun rincian peluncurannya masih belum jelas dan belum dikonfirmasi apakah ada peningkatan bantuan yang telah sampai kepada masyarakat sejak gencatan senjata dimulai.

Kelaparan pertama kali dinyatakan di sebagian wilayah tersebut pada bulan Agustus oleh para ahli yang didukung PBB, yang mengatakan lebih dari 500.000 orang menghadapi kondisi "bencana" yang ditandai dengan "kelaparan, kemiskinan, dan kematian".

Israel telah berulang kali membantah adanya kelaparan di wilayahnya.

Dalam perkembangan terpisah, hingga 200 tentara AS yang sudah bertugas di Timur Tengah akan dipindahkan ke Israel untuk membantu memantau gencatan senjata di Gaza, menurut pejabat AS.

Saksi mata di Gaza mengatakan pasukan telah mundur dari pinggiran barat laut Kota Gaza ke arah timur.

Di selatan, beberapa pasukan Israel juga dilaporkan telah mundur dari wilayah Khan Younis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.