Geger Kabar Indonesia Dicoret dari Asian Games 2026, Sumardji Buka Suara: Media Vietnam Jangan Asal
📅 Kamis, 12 Feb 2026, 07:00 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Zaro Ezza Syachniar
KABUPATEN TANGERANG - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembatalan resmi terkait partisipasi Timnas Indonesia pada Asian Games 2026 di Jepang. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas klaim media Vietnam yang menyebut skuad Garuda terancam absen akibat perubahan regulasi AFC dan Komite Olimpiade Asia (OCA).
Ditemui di Stadion Indomilk Arena, Rabu (11/2/2026), Sumardji menyatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan daftar nama pemain (entry by name) sejak dua bulan lalu dan kini tengah melakukan klarifikasi intensif dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) guna memastikan status kepesertaan Indonesia.
“Sampai dengan saat ini kami belum mendapatkan surat resmi bahwa kita tidak ikut dalam Asian Games di Jepang,” kata Sumardji kepada pewarta di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu.
Sebelumnya muncul pemberitaan yang dihembuskan media Vietnam bahwa timnas Indonesia tidak dapat berpartisipasi pada Asian Games 2026 karena tidak lolos Piala Asia U23 2026.
AFC dan Komite Olimpiade Asia (OCA) disebut telah menyepakati peraturan baru, yang menyatakan tim peserta cabang olahraga sepak bola putra Asian Games 2026 adalah 16 negara peserta Piala Asia U23 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sumardji menambahkan PSSI masih menunggu kepastian karena kewenangan utama keikutsertaan Indonesia dalam Asian Games berada di bawah Komite Olimpiade Indonesia.
“Kami akan terus berkoordinasi karena ini memang ranahnya Komite Olimpiade. Kepastiannya nanti akan segera kami update ke teman-teman media,” ujarnya.
Sumardji menyatakan bahwa dalam rencana awal PSSI, timnas Indonesia diproyeksikan tampil dalam Asian Games 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahkan, PSSI telah mengirimkan daftar awal pemain sejak sekitar dua bulan lalu.
“Entry name itu sudah kami kirim dari dua bulan yang lalu. Dari awal memang kami ikut Asian Games, maka ketika muncul informasi ini kami harus memastikan kebenarannya,” kata dia.
Ia mengakui kabar mengenai kemungkinan tidak ikutnya Indonesia justru pertama kali diterima dari media, sehingga BTN merasa perlu segera melakukan klarifikasi.
“Sampai tadi saya masih menanyakan kepastiannya seperti apa karena kami juga belum mendapatkan informasi yang benar-benar pasti,” ujar Sumardji.
Ditemui terpisah, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi juga menyatakan bahwa belum ada surat resmi dari pihak berwenang kepada PSSI.
"Tadi kebetulan saya komunikasi dengan (Ketua) Komite Olimpiade Indonesia, Pak Okto (Raja Sapta Oktohari), kita sudah minta. Sampai saat ini belum ada surat resmi walaupun kita tahu bahwa itu statement langsung dari media resminya di sana," ujar Yunus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!