Tolak Perang: Spanyol Larang AS Gunakan Pangkalan dan Langitnya untuk Serang Iran
📅 Selasa, 31 Mar 2026, 20:43 WIB | Oleh: Deri HenriawanOVIEDO - Pejabat Pemerintah Spanyol, Senin (30/3), menegaskan pihaknya telah menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya bagi penerbangan terkait dengan perang yang melibatkan Iran.
Pembatasan itu juga berlaku bagi pesawat Amerika yang berada di negara ketiga, seperti Inggris dan Prancis, demikian menurut sumber militer Spanyol kepada media El Pais.
Washington sebelumnya telah mempertimbangkan untuk menempatkan pesawat pengebom strategis, seperti B-52 Stratofortress dan B-1 Lancer, di pangkalan Spanyol selatan. Namun, rencana itu dibatalkan setelah Madrid menegaskan tidak akan mendukung operasi yang dilakukan tanpa dukungan hukum internasional.
Senin (30/3), Menteri Pertahanan (Menhan) Spanyol Margarita Robles menegaskan kembali posisi pemerintahnya.
"Semua orang tahu posisi Spanyol. Penggunaan pangkalan-pangkalan tidak diizinkan dan tentu saja, penggunaan wilayah udara Spanyol tidak diizinkan untuk tindakan terkait dengan perang di Iran," kata Robles kepada wartawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Spanyol memberikan pengecualian terbatas untuk situasi darurat, yakni dengan mengizinkan pesawat melintas atau mendarat hanya jika diperlukan, lapor El Pais.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Spanyol Jose Manuel Albares mengatakan pembatasan tersebut sejalan dengan posisi pemerintah untuk tidak melakukan apa pun yang dapat meningkatkan ketegangan di Timur Tengah.
Albares mengatakan bahwa saat ini dia lebih khawatir dibandingkan situasi sebulan lalu karena itu merupakan skenario militer yang sangat serius.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Setiap saat, kami bisa melihat eksodus migran dari Iran menuju Eropa," kata Albares.
Perdagangan Tetap Normal
Lebih lanjut, Menteri Ekonomi Spanyol Carlos Cuerpo tidak memperkirakan keputusan penolakan wilayah udara tersebut akan berpengaruh terhadap hubungan ekonomi Spanyol dengan Amerika Serikat.
Cuerpo mengatakan hal itu di tengah ancaman terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan memutus hubungan perdagangan dengan Spanyol karena menolak untuk bekerja sama dalam perang Iran.
"Hubungan ekonomi tetap sama persis seperti sebelum konflik," kata Cuerpo pada Senin (30/3).
Dia menambahkan bahwa hubungan dagang diatur di tingkat Uni Eropa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!