Gattuso Sebut Kualifikasi Piala Dunia 2026 Tak Adil, Italia Tertekan di Ambang Play-off
📅 Jumat, 14 Nov 2025, 17:50 WIB | Oleh: Muhammad Daniel Ramadhan
Doc: Kompas Bola
JAKARTA - Italia kembali berada di ujung tanduk dalam perjalanan panjang menuju Piala Dunia 2026. Di bawah komando Gennaro Gattuso, Gli Azzurri membutuhkan dua hal sekaligus: menang atas Moldova di laga tandang, dan berharap Norwegia terpeleset saat menghadapi Estonia. Dua syarat itu disebut publik Italia sebagai “keajaiban ganda” — dan peluangnya sangat tipis.
Kondisi pelik ini memicu kritik keras dari Gattuso terhadap format kualifikasi yang ia nilai tidak memberikan keadilan bagi negara-negara Eropa. Menurutnya, zona Eropa menghadapi persaingan jauh lebih ketat dibandingkan wilayah lain.
“Tidak adil kalau di Amerika Selatan hanya enam tim yang lolos ke Piala Dunia dan tim ketujuh masih dapat play-off, sementara di Eropa grupnya sangat ketat,” ujar Gattuso seperti dikutip Marca, Jumat (14/11/2025). Ia membandingkan dengan CONMEBOL yang hanya berisi 10 tim, namun enam bisa langsung melaju dan satu lagi memainkan play-off melawan wakil Oseania.
Bagi Gattuso, masalah utama bukan hanya kegagalan lolos langsung, tetapi perlunya peninjauan ulang terhadap distribusi slot Piala Dunia di tiap konfederasi. “Itu yang paling disesalkan, tidak bisa lolos langsung. Kita harus meninjau kembali kriterianya,” tegas mantan bintang AC Milan tersebut.
Di luar kritiknya, Gattuso menekankan pentingnya membangun kembali hubungan emosional antara tim nasional dan para pendukung. Ia ingin melihat semangat lama Gli Azzurri kembali hidup. “Kami ingin orang-orang jatuh cinta lagi. Cinta pada seragam ini tidak boleh hilang,” ujarnya berapi-api.
Sebaiknya Anda baca juga:
Italia sendiri terakhir kali tampil di Piala Dunia pada 2014. Setelah itu, dua kegagalan beruntun di Rusia 2018 dan Qatar 2022 menjadi pukulan besar bagi negara pemilik empat gelar dunia ini. Kini, ancaman absen untuk ketiga kalinya berturut-turut kembali menghantui.
Sementara di Oslo, nasib Italia bergantung pada Estonia — tim tanpa ambisi di klasemen — untuk menahan Norwegia. Jika harapan itu tidak terwujud, Italia hampir pasti kembali terjun ke jalur play-off, sebuah path yang sudah terlalu akrab dalam satu dekade terakhir.
Namun apa pun hasilnya, Gattuso menegaskan bahwa kebangkitan Italia tak hanya bergantung pada strategi, tetapi juga pada identitas dan rasa memiliki. Emosi, katanya, harus kembali menjadi nyawa dari perjalanan Gli Azzurri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!