Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Elon Musk Beri Sinyal akan Mengalah pada Donald Trump

📅 Jumat, 06 Jun 2025, 19:24 WIB | Oleh:
Elon Musk Beri Sinyal akan Mengalah pada Donald Trump Doc: Istimewa
Ket. Pemilik SpaceX menarik kembali ancaman untuk menonaktifkan wahana antariksa Dragon setelah pengguna X menyarankannya untuk 'tenang'

WASHINGTON - Elon Musk pada Kamis (5/6), mengisyaratkan ia mungkin akan mengalah dalam pertikaian publiknya dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump setelah perselisihan mereka yang heboh.

Dari The Guardian, CEO Tesla itu mengisyaratkan bahwa ia mungkin akan menarik kembali janjinya untuk menonaktifkan pesawat ruang angkasa Dragon – yang dibuat oleh SpaceX miliknya – dalam sebuah percakapan di platform media sosial X miliknya. Ia juga menanggapi secara positif seruan dari sesama multimiliarder Bill Ackman untuk “berdamai” dengan presiden AS itu.

Politico juga melaporkan semalam bahwa Gedung Putih telah menjadwalkan panggilan telepon dengan Musk pada hari Jumat untuk menengahi kesepakatan damai setelah kedua pria itu saling adu mulut pada hari Kamis.

Pertengkaran yang terjadi di media sosial dan saat Trump tampil di Gedung Putih, termasuk pernyataan presiden bahwa ia "sangat kecewa dengan Elon" atas kritik Musk terhadap rancangan undang-undang pajak dan pengeluarannya. Musk juga mengatakan kebijakan perdagangan presiden akan menyebabkan resesi dan mengangkat hubungan Trump dengan pelaku kejahatan seks anak yang dihukum Jeffrey Epstein.

Musk menanggapi ancaman Trump untuk membatalkan kontraknya dengan pemerintah AS pada hari Kamis dengan sebuah posting di X yang menyatakan bahwa ia akan menghentikan operasional wahana antariksa Dragon miliknya , yang digunakan oleh NASA. Namun, menanggapi posting pengguna X yang mendesak kedua belah pihak untuk "tenang", Musk menulis : "Saran yang bagus. Oke, kami tidak akan menghentikan operasional Dragon."

Musk juga tampak mengulurkan ranting zaitun dalam balasannya terhadap posting dari pemilik dana lindung nilai Ackman, yang meminta Trump dan Musk untuk "berdamai demi kepentingan negara kita yang hebat". Musk menjawab : "Anda tidak salah."

Politico juga melaporkan kemungkinan seruan perdamaian antara Musk dan Gedung Putih, dengan mengklaim para ajudan Trump telah berupaya membujuk presiden agar meredakan kritik publiknya terhadap pemilik Tesla sebelum mengatur percakapan telepon pada hari Jumat.

Setelah wawancara singkat dengan Trump tentang kegagalan Musk pada hari Kamis, Politico melaporkan bahwa presiden menunjukkan "sikap acuh tak acuh" tentang pertengkaran itu. "Oh, tidak apa-apa," kata Trump, ketika ditanya tentang perselisihan itu. "Semuanya berjalan sangat baik, tidak pernah lebih baik dari ini." Mengacu pada peringkat popularitasnya, Trump menambahkan: "Angka-angkanya sangat tinggi, jajak pendapat tertinggi yang pernah saya ikuti dan saya harus pergi."

Politico melaporkan bahwa para pembantu Trump telah mendesak presiden untuk fokus meloloskan RUU pajak dan pengeluarannya melalui Senat alih-alih berselisih dengan Musk, dengan salah satu unggahannya di Truth Social mencerminkan nada yang tidak terlalu konfrontatif. "Saya tidak keberatan Elon menentang saya, tetapi dia seharusnya melakukannya beberapa bulan yang lalu," tulisnya di platform Truth Social miliknya, sebelum menambahkan bahwa undang-undang pemotongan pajak tersebut merupakan salah satu "RUU Terhebat yang pernah diajukan ke Kongres".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.