Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia Gelontorkan Dana Awal 2,8 Miliar Dollar AS untuk Galangan Kapal Selam Nuklir

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 11:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Australia Gelontorkan Dana Awal 2,8 Miliar Dollar AS untuk Galangan Kapal Selam Nuklir Doc: AFP
Ket. Australia akan mengakuisisi setidaknya tiga kapal selam kelas Virginia buatan AS dalam waktu 15 tahun dan pada akhirnya memproduksi kapal selamnya sendiri.

SYDNEY - Australia pada hari Minggu (15/2) mengumumkan pengeluaran sebesar AU$3,9 miliar ($2,8 miliar) sebagai "uang muka" untuk fasilitas baru yang akan membangun kapal selam nuklir di bawah pakta keamanan tripartit AUKUS dengan Inggris dan Amerika Serikat.

Pakta AUKUS bertujuan untuk mempersenjatai Australia dengan armada kapal selam canggih dari Amerika Serikat dan akan menyediakan kerja sama dalam mengembangkan berbagai teknologi peperangan.

Investasi di Galangan Konstruksi Kapal Selam di Osborne, dekat kota Adelaide di selatan, "sangat penting untuk menghasilkan kapal selam bertenaga nuklir yang dipersenjatai secara konvensional milik Australia," kata Perdana Menteri Anthony Albanese dalam sebuah pernyataan.

Dalam jangka panjang, diperkirakan AU$30 miliar akan dihabiskan untuk fasilitas tersebut.

Kapal selam tersebut, yang penjualannya akan dimulai pada tahun 2032, merupakan inti dari strategi Australia untuk meningkatkan kemampuan serangan jarak jauhnya di Pasifik, khususnya terhadap Tiongkok.

Kesepakatan itu bisa menelan biaya hingga US$235 miliar bagi Canberra selama 30 tahun ke depan dan juga mencakup teknologi untuk membangun kapal sendiri di masa mendatang.

Menteri Pertahanan Australia Richard Marles mengatakan fasilitas baru itu akan menjadi pusat dari hal tersebut.

"Transformasi yang sedang berlangsung di Osborne menunjukkan bahwa Australia berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan kemampuan kedaulatan dalam membangun kapal selam bertenaga nuklir kita sendiri untuk beberapa dekade mendatang," katanya.

Australia mengalami perselisihan besar dengan Prancis pada tahun 2021 ketika membatalkan kesepakatan bernilai miliaran doLlar untuk membeli armada kapal selam bertenaga diesel dari Paris dan memilih program AUKUS sebagai gantinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.