Elephant Edutainment, Mengenal Gajah dari Dekat di Taman Safari Bogor
📅 Jumat, 04 Jul 2025, 15:20 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: IST
Tahukah Anda setiap hari, tim khusus di Taman Safari Bogor harus menyiapkan 8 ton rumput, 500 kg pisang, dan 70 butir kelapa muda hanya untuk memenuhi kebutuhan makan para gajah?
Angka yang fantastis ini hanyalah permulaan dari cerita luar biasa tentang konservasi gajah yang tersembunyi di balik gerbang Taman Safari Bogor.
Ketika Cinta Berubah Jadi Misi
Di balik setiap gerakan lembut seekor gajah dewasa yang beratnya mencapai 4-6 ton, terdapat tangan-tangan terampil para mahout atau keeper yang telah mendedikasikan hidup mereka untuk konservasi. Mereka bukan sekadar penjaga binatang, mereka adalah guardian yang membangun ikatan emosional mendalam dengan setiap gajah yang dirawat.
"Dari rasa suka kepada hewan maka timbullah keinginan merawat hewan khususnya gajah," ungkap Effendi salah seorang Mahout senior di Taman Safari Bogor. Namun di balik kesederhanaan kata-katanya, tersimpan tantangan luar biasa yang membutuhkan kesabaran, kecerdasan, dan stamina yang kuat.
Sebaiknya Anda baca juga:
41 Jiwa Berharga
Taman Safari Bogor saat ini merawat 41 ekor gajah: 11 jantan dan 30 betina. Namun yang membanggakan adalah fakta bahwa 33 ekor di antaranya lahir di lokasi konservasi ini. Angka ini bukan sekadar pencapaian, melainkan bukti nyata keberhasilan program konservasi yang telah berjalan bertahun-tahun.
Setiap gajah memiliki kebutuhan makanan yang unik, mengonsumsi 10-15% dari bobot badannya setiap hari. Menu favorit mereka? Tentu saja rumput segar sebagai makanan pokok, serta pellets atau konsetrat dan buah-buahan, diberikan sebagai makanan pendukung untuk memenuhi kelengkapan nutrisi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bayangkan kompleksitas logistik untuk memastikan 41 mulut raksasa ini terpenuhi nutrisinya setiap hari! Secara total, tim mahout harus menyiapkan: 8 ton rumput, 500 kg pisang (per 2 hari), 450 kg pelet herbivore, dan 70 butir kelapa muda khusus untuk anak gajah
Ritual Pagi
Pukul 6 pagi, ketika kabut masih menyelimuti Puncak Bogor, para mahout sudah memulai ritual harian mereka. Mereka tidak langsung memberi makan, tetapi terlebih dahulu melakukan pengecekan menyeluruh, mulai jumlah, kondisi kesehatan fisik, pengecekan kondisi kandang hingga akhirnya membersihkan kandang dan satwa dari sisa-sisa kotoran malam hari agar lingkungan tetap bersih dan nyaman untuk gajah beristirahat.
Salah satu kegiatan yang paling disukai gajah adalah bermain di lumpur dan mandi di area pelepasan (exhibit). Aktivitas ini penting untuk menjaga suhu tubuh dan kesehatan kulit mereka.
"Rutinitas pada pagi hari yaitu cek feses, cek kondisi seluruh badan, setelah itu cek seluruh kandang, sisa pakan, dan selanjutnya sanitasi kandang," jelas Effendi Mahout berpengalaman. Proses ini bukan sekadar SOP, tetapi bentuk kepedulian mendalam terhadap kesejahteraan setiap individu Gajah.
Selain fisik, kesehatan mental Gajah juga sangat diperhatikan. Di Taman Safari, pendekatan yang digunakan mengacu pada Five Domains of Animal Welfare, yaitu lima aspek utama yang saling terhubung untuk memastikan kesejahteraan menyeluruh satwa: nutrisi, lingkungan, kesehatan, perilaku, dan kondisi mental.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!