Dubes: Diplomasi Fesyen Indonesia Torehkan Sejarah di Afrika Selatan
📅 Minggu, 31 Agu 2025, 22:05 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: KBRI Pretoria
PRETORIA - Fashion Diplomacy (Diplomasi Fesyen) mulai digalakkan KBRI Pretoria. Hal itu ditandai dengan pameran oleh perusahaan mode tanah air sebagai rangkaian HUT ke-80 RI.
Pameran mode oleh PT Sroja Warna Indonesia (SWI) berlangsung di Wisma Duta RI Pretoria bertajuk "High-Tea Sroja Fashion Diplomacy”. Pameran ini sendiri merupakan kolaborasi bersama KBRI Pretoria dan Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Johannesburg, Afrika Selatan, yang digelar Senin (25/8).
Duta Besar RI Pretoria, Saud P Krisnawan, menekankan fesyen tidak hanya sekadar ekspresi gaya. Melainkan medium yang kuat dalam menyampaikan identitas, warisan, dan cerita bangsa.
“Melalui brand Sroja, Kudung, dan BLEE, kita menghadirkan kisah dari tanah air dalam balutan sutra, busana modest wear. Dan, streetwear kontemporer yang memadukan tradisi dengan modernitas,” ujar Dubes Saud dalam sambutannya.
Sementara, koleksi SWI yang menampilkan modest wear, streetwear kontemporer, dan busana muslimah modern, sukses memikat para tamu undangan. Tidak sedikit di antara mereka menyampaikan ketertarikan untuk memiliki koleksi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Momentum penting lain ditorehkan pada 23 Agustus 2025, ketika SWI resmi membuka Consignment Store di The Style Loft, Nelson Mandela Square, Johannesburg. Peresmian dilakukan langsung oleh Duta Besar LBBP RI Pretoria, yang menyebut langkah ini sebagai tonggak bersejarah bagi industri fashion Indonesia di Afrika Selatan.
Kehadiran tokoh-tokoh terkemuka Afrika Selatan seperti Tandiwe Fadane, Direktur Utama Asia Timur dan Oseania) dan Sophia Williams-de Bruy, aktivis perempuan. Semakin menegaskan fesyen dapat menjadi instrumen diplomasi yang efektif, memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Afrika Selatan melalui hubungan antarmasyarakat.
“Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menandai ekspansi bisnis SWI, tetapi juga memperkokoh diplomasi kreatif Indonesia. Melalui diplomasi fesyen, Indonesia menunjukkan kepada dunia warisan budaya dan kreativitas dapat menjadi jembatan yang elegan mempererat hubungan antarbangsa,” kata Dubes Saud. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!