Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD DKI Ingin Ragunan Dipoles Tapi Tarif Tetap Terjangkau

📅 Senin, 26 Jan 2026, 18:40 WIB | Oleh:
DPRD DKI Ingin Ragunan Dipoles Tapi Tarif Tetap Terjangkau Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh
Ket. Komisi D DPRD DKI Jakarta menegaskan pentingnya penataan dan revitalisasi Taman Margasatwa Ragunan agar kualitas layanan publik meningkat tanpa mengorbankan fungsi sosial sebagai taman hiburan rakyat.

JAKARTA - Komisi D DPRD DKI Jakarta menegaskan pentingnya penataan dan revitalisasi Taman Margasatwa Ragunan agar kualitas layanan publik meningkat tanpa mengorbankan fungsi sosial sebagai taman hiburan rakyat. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga Ragunan tetap ramah kantong sekaligus nyaman dikunjungi semua kalangan.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menyebut Ragunan memiliki peran strategis karena menjadi ruang rekreasi murah yang juga mengusung nilai edukasi. Menurutnya, tidak banyak destinasi di Jakarta yang mampu menggabungkan fungsi hiburan, konservasi, dan ruang terbuka hijau dalam satu kawasan besar.

Ragunan juga dipandang sebagai paru-paru kota yang memiliki kawasan hutan kota cukup luas dan penting bagi kualitas lingkungan. Keberadaan area hijau ini membuat Ragunan tidak hanya jadi tujuan wisata, tetapi juga ruang publik keluarga untuk beraktivitas bersama.

"Memang seperti yang sebelumnya kita sudah sering sampaikan, Taman Margasatwa Ragunan ini mungkin satu-satunya taman hiburan rakyat yang harganya sangat terjangkau. Itu yang harus dijaga sambil tetap meningkatkan kenyamanan dan kualitas fasilitasnya," kata Yuke.

Dengan harga tiket yang relatif murah, tingkat kunjungan ke Ragunan masih tergolong tinggi sepanjang tahun. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa masyarakat masih sangat membutuhkan ruang rekreasi publik yang terjangkau di tengah mahalnya biaya hiburan perkotaan.

Komisi D juga menyoroti luasnya kawasan Ragunan yang membutuhkan dukungan sarana dan prasarana memadai. Fasilitas dasar seperti jalur pedestrian, area istirahat, toilet umum, hingga transportasi internal dinilai harus ditingkatkan agar pengalaman pengunjung makin nyaman.

Dari sisi aksesibilitas, lokasi Ragunan yang berada di pinggiran Jakarta Selatan masih menjadi tantangan bagi warga dari wilayah lain. DPRD mendorong integrasi transportasi publik agar mobilitas pengunjung dari Jakarta Barat, Timur, dan Utara bisa lebih efisien.

Komisi D memastikan akan mengawal perencanaan hingga realisasi program revitalisasi Ragunan dalam pembahasan APBD 2025 dan APBD 2026. Pengawasan ini dilakukan agar kebijakan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Prinsip utama yang ditekankan adalah tidak menghilangkan fungsi konservasi satwa dan ruang terbuka hijau yang menjadi identitas Ragunan. Selain itu, DPRD juga menargetkan agar pengelolaan Ragunan tetap inklusif dan bisa dinikmati lintas kelompok sosial.

"Terus juga bisa dinikmati oleh masyarakat, keluarga Jakarta dari tingkat paling bawah sampai yang paling atas," ujar Yuke.

Ke depan, DPRD berharap revitalisasi Ragunan tidak hanya fokus pada tampilan fisik, tetapi juga pada kualitas layanan dan manajemen kawasan. Dengan pendekatan tersebut, Ragunan diharapkan bisa naik kelas tanpa kehilangan statusnya sebagai taman rakyat favorit warga Jakarta.

RINCIAN HARGA TIKET

  • Dewasa: Rp4.000/orang
  • Anak-anak (2-15 tahun): Rp3.000/orang
  • Kartu JakCard: Rp45.000 (saldo Rp20.000) atau Rp75.000 (saldo Rp50.000)
  • Parkir Sepeda: Rp1.000
  • Parkir Motor: Rp3.000
  • Parkir Mobil/Pick Up: Rp6.000
  • Parkir Bus/Truk: Rp12.500 - Rp15.000

CATATAN  dan INFORMASI PENGUNJUNG

  • Tiket Masuk Dewasa: Tetap diarahkan untuk dipertahankan murah agar terjangkau semua kalangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

45 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.