Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ditemui KDM, Mentan Tegaskan Alih Fungsi Lahan Pertanian Harus Diganti Tiga Kali Lipat!

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 21:08 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ditemui KDM, Mentan Tegaskan Alih Fungsi Lahan Pertanian Harus Diganti Tiga Kali Lipat! Doc: Kementan
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman (kiri) saat menerima Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (kang dedi mulyadi/KDM) di kantor Kementerian Pertanian di Jakarta, Rabu (13/8)

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menegaskan komitmennya mendorong investasi sekaligus menjaga Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) nasional. Menurutnya, keberadaan lahan pertanian merupakan fondasi ketahanan pangan nasional yang tidak boleh dikompromikan. 

Hal ini disampaikan dalam saat menerima kunjungan Gubernur Jawa Barat (Jabar) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas sektor pertanian, perkebunan, hilirisasi, serta peningkatan produksi padi dan pangan serta potensi investasi khususnya di Jawa Barat. 

“Bapak Gubernur menyampaikan bahwa di Subang akan dibangun pabrik mobil dengan nilai investasi sekitar Rp33 triliun. Kebetulan, sebagian lahan yang direncanakan merupakan lahan persawahan. Kami akan menyelesaikan kendala ini bersama agar investasi tetap berjalan dan lapangan kerja terbuka. Namun, jika terjadi alih fungsi lahan pertanian, kami menegaskan bahwa lahan tersebut harus diganti minimal tiga kali lipat dari luas lahan yang dialihkan agar petani tetap memiliki lahan pengganti yang layak,” ujar Mentan Amran saat menerima audiensi Gubernur Jabar, Rabu (13/8).

Mentan Amran mengatakan tidak menutup investasi yang masuk ke Indonesia karena hal ini mampu membuka lapangan kerja untuk masyarakat Indonesia. Namun hal ini diminta untuk tidak menggangu luasan lahan pertanian.

“Saat ini kami gencar melakukan peningkatan produksi, bisa kita lihat data produksi beras kita saat ini tertinggi sepanjang sejarah, jadi lahan pertanian yang ada optimalkan untuk mengejar target produksi kita,” kata Mentan.  

Selain itu, pada pertemuan tersebut, Mentan Amran juga sekaligus mengecek capaian produksi pangan Provinsi Jawa Barat yang saat ini menempati peringkat ketiga nasional. Ia meminta agar ke depan produksi pangan di Jawa Barat terus ditingkatkan. Kementan siap memberikan dukungan penuh, baik melalui pendampingan teknis, bantuan sarana dan prasarana, maupun program intensifikasi dan ekstensifikasi, guna memastikan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga.

“Produksi pangan Jabar sudah cukup tinggi, peringkat ke tiga.Tapi kalau bisa, Pak Kadis bantu akselerasi lagi supaya bisa jadi peringkat pertama,” kata Mentan Amran. 

Tiga Agenda Utama

Bersamaan, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (kang dedi mulyadi/KDM) mengatakan pada pertemuan dengan Mentan Amran, ada tiga agenda utama yang dibahas yakni pertama, penghijauan lahan PTPN, Kedua, adanya investasi di wilayah Kabupaten Subang yakni Vinfast dan BYD.

“Tadi sudah disebutkan, di areal itu ada lahan LP2B, tetapi sesungguhnya areal sawahnya sudah tidak ada. Tetapi secara data LP2B-nya masih ada di peta tata ruang Jawa Barat sehingga hari ini kami ingin melakukan penyelarasan agar investasi berjalan dan lahan pertanian tergantikan,” kata Dedi.

Tidak hanya itu, Dedi mengatakan Kementan dan Pemda Jabar sepakat memperkuat kolaborasi pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong pertumbuhan sektor pertanian, hilirisasi, dan pembukaan lapangan kerja khususnya di Jabar.

“Kami sepakat menjalankan rekomendasi strategis dari Pak Menteri untuk mengganti lahan LP2B yang terdampak dengan luasan tiga kali lipat. Ini bagian dari komitmen menjaga ketahanan pangan, mendukung investasi, dan menumbuhkan ekonomi daerah,” tukas Gubernur Dedi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.