Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tinggalkan Bayi di Spanyol Demi Indonesia, Air Mata Hector Souto Tumpah Usai Bawa Timnas Futsal Garuda ke Final

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 00:08 WIB | Oleh:
Tinggalkan Bayi di Spanyol Demi Indonesia, Air Mata Hector Souto Tumpah Usai Bawa Timnas Futsal Garuda ke Final Doc: ANTARA/Zaro Ezza Syachniar
Ket. Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto saat menghadiri jumpa pers pasca pertandingan semifinal Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026) menghadapi Jepang. Laga semifinal ini dimenangkan Indonesia dengan skor 5-3.

JAKARTA - Sejarah baru tercipta di panggung futsal Benua Kuning. Tim nasional futsal Indonesia memastikan diri melangkah ke babak final Piala Asia Futsal 2026 setelah menumbangkan raksasa Asia, Jepang, dengan skor dramatis 5-3. 

Bertanding di hadapan publik sendiri di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2), skuat asuhan Hector Souto harus melewati pertarungan sengit hingga babak tambahan waktu sebelum akhirnya menyegel tiket ke partai puncak untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto mengungkapkan bahwa dirinya sampai menangis setelah mengantarkan timnya mencetak sejarah baru di Piala Asia Futsal.

Ia mengaku hal ini terjadi karena teringat dengan keluarganya, dengan pasangannya yang sedang merawat anak mereka di Spanyol.

"Pertama-tama, saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk pasangan yang sedang merawat bayi kami di Spanyol. Sangat sulit berada jauh dari keluarga, dan itulah alasan saya menangis," kata Souto jumpa pers pasca pertandingan di Indonesia Arena, Kamis.

Terkait jalannya pertandingan, Souto mengaku sudah memperkirakan setelah pemenang laga ini ditentukan sampai babak tambahan waktu dua kali lima menit.

"Mengenai pertandingan, ini laga yang sangat berat, benar-benar berat, seperti yang sudah saya perkirakan," kata Souto pada jumpa pers pasca pertandingan di Indonesia Arena, Kamis, setelah timnya mengatasi perlawanan Jepang dengan skor 5-3.

Indonesia memimpin dua gol lebih dulu di laga ini melalui Samuel Eko (12') dan gol bunuh diri dari Takehiro Motoishi (23'), namun disamakan oleh Jepang hanya dalam waktu lima menit lewat gol Takehiro (31') dan Kazuya Shimizu (35').

Di akhir babak kedua, Firman Ardiansyah membawa Indonesia memimpin 3-2, namun Jepang yang tak menyerah berhasil memaksa laga berjalan sampai babak tambahan waktu setelah gol penalti Shimizu.

Pada babak tambahan waktu, kemenangan akhirnya benar-benar disegel oleh tim Garuda saat Reza Gunawan mencetak gol pada menit ke-45 dan juga Dewa Rizki pada menit ke-48.

"Saya rasa kami tampil sangat baik di babak pertama. Di babak kedua, saya meminta pemain untuk lebih menguasai bola dan menciptakan situasi, tetapi kami justru bermain terlalu direct. Mungkin di benak mereka, keunggulan 2-0 sudah cukup. Padahal melawan Jepang, Iran, dan tim-tim kuat lainnya, keunggulan seperti itu tidak pernah cukup," ungkap Souto.

"Kami baru benar-benar bermain lagi setelah skor menjadi 2-2. Kami mengubah beberapa detail taktik yang menghasilkan gol ketiga dan—kalau saya tidak salah ingat—gol keempat, yang sangat penting," tambah dia.

Dua hari sebelumnya, Souto sama sekali tak puas dengan kemenangan 3-2 atas Vietnam pada laga perempat final, namun pada hari ini ia merasa puas dengan yang ditunjukkan Iqbal Iskandar dan kawan-kawan.

"Apakah saya puas? Ya, sangat puas," kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Minta Warganya Hind...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.