Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Distribusi MBG 3B Jadi Ujung Tombak Penanganan Stunting, Efektivitasnya Perlu Diawasi Ketat

📅 Senin, 11 Agu 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Distribusi MBG 3B Jadi Ujung Tombak Penanganan Stunting, Efektivitasnya Perlu Diawasi Ketat Doc: istimewa
Ket. Penanganan Stunting - Distribusi MBG Kelompok 3B Perlu Digencarkan

JAKARTA - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Kepala BKKBN, Dr. Wihaji meminta petugas lapangan lebih gencar mendistribusikanprogram Makan Bergizi Gratis (MBG) kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, balita non-PAUD).

"Kamimempunyai Tim Pendamping Keluarga (TPK)yang akan bergerak, seperti dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang berkaitan erat dengan MBG, yang tentunya membutuhkan dukungan pemda juga," ucapnya di Jakarta, Jumat (8/8).

Menteri Wihaji menegaskan itu ketika menerimaaudiensi Wakil Walikota Mentro Lampung beserta jajaran di kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.

Menteri Wihaji menegaskan MBG merupakan program prioritas Presiden yang berkaitan erat dengan program Kemendukbangga/BKKBN.

Menteri yang didampingi Staf Khusus bidang Fiskal dan Anggaran Kependudukan juga mengatakan bahwa kementeriannya mempunyai lima quick wins. Yaitu, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan (GATI), Lansia Berdaya (Sidaya) dan AI SuperApps tentang keluarga.

"Program kami iniimplementasinya di lapangan," ujar Menteri Wihaji. Diketahui,pelaksanaan program Percepatan Penurunan Stuntingdi lapangan didukung 600 ribu kader dari 200 ribu Tim Pendamping Keluarga (TPK), puluhan ribu Petugas Penyuluh Lapangan KB (PKB/PLKB), dan kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP).

Program Strategis

Sementara Wakil Walikota Metro Lampung, Bambang Imam Santodo, S.Sos, M.Pd, menyampaikan progres dan implementasi progam strategis Kemendukbangga/ BKKBN di Kota Lampung. Dikatakan, program Genting sudah berjalandari tahun 2024, denganintervensi menyasar 241 anak asuh.

Untuk program Tamasya, Kota Metro Lampung memiliki delapanTempat Penitipan Anak (TPA). Yang cukup aktif ada tujuh TPA dansudah terdaftar pada dinas pendidikan.

"Program GATI melalui gerakan ayah mengantar anak ke sekolah cukup sukses. Kami sedang merancang dalam satu bulan ayah akan mengantar anak ke sekoah dan ayah akan mengambil raport anak, akan menjadi program walikota metro," ujar Bambang.

Sementara untuk program Sidaya, Bambang mengatakan Lampungmemiliki satukecamatan yang mempunyai sekolah lansia unggulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.