Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendagri Soroti Pertumbuhan Ekonomi Hingga Stunting di Musrenbang RPJM Provinsi Aceh Tahun 2025-2029

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 21:50 WIB | Oleh:
Kemendagri Soroti Pertumbuhan Ekonomi Hingga Stunting di Musrenbang RPJM Provinsi Aceh Tahun 2025-2029 Doc: Kemendagri

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mengungkapkan, ekonomi Provinsi Aceh pada triwulan I tahun 2025 tumbuh sebesar 4,59 persen secara year on year. Menurutnya, angka tersebut masih memiliki potensi besar untuk terus tumbuh. Pasalnya, berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), ekonomi Provinsi Aceh diprediksi tumbuh sebesar 6,6 persen pada tahun 2029.

"Bila dibandingkan Riau kemudian Babel dan beberapa provinsi lain ini masih memiliki suatu harapan yang jauh lebih cerah," katanya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh (RPJMA) Tahun 2025–2029 di Anjong Mon Mata, Kota Banda Aceh, Rabu (9/7/2025).

Ia mengatakan, upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan dengan mempercepat realisasi belanja, yang akan meningkatkan peredaran uang di masyarakat. Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda), persentase realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Aceh masih sebesar 25,45 persen, sementara rata-rata provinsi nasional berada di angka 27,04 persen.

"Kalau posisi Aceh masih aman dan diharapkan dengan belanja yang lebih ngebut lagi, lebih cepat lagi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Aceh yang jauh lebih baik," ujarnya.

Selain itu, Tomsi menyoroti angka inflasi Provinsi Aceh pada bulan Juni 2025 yang tercatat sebesar 2,19 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang berada di angka 1,87 persen. Menyikapi hal tersebut, ia meminta pemerintah daerah (Pemda) setempat segera mengambil langkah-langkah strategis. Pasalnya, inflasi yang tinggi berpotensi menekan daya beli masyarakat, terutama karena berkaitan langsung dengan harga kebutuhan pokok.

"Tentunya masih dapat kita melakukan upaya-upaya untuk bisa masuk ke dalam rata-rata [nasional], kami hanya mengingatkan sekilas untuk angka-angka sebagai penyegaran kembali," tambahnya.

Tomsi juga berharap Pemda di wilayah Aceh dapat mempermudah proses perizinan usaha guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan membangun Mal Pelayanan Publik (MPP). Ia mengapresiasi daerah di Provinsi Aceh yang telah memiliki MPP.

"Ada dua kabupaten/kota yang sudah memiliki Mal Pelayanan Publik yaitu Banda Aceh dan Aceh Besar, saya ucapkan terima kasih," ujarnya.

Lebih lanjut, Tomsi juga menyoroti penanganan stunting di Provinsi Aceh. Ia mengimbau Pemda Aceh untuk mengoptimalkan berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan gizi masyarakat, termasuk bagi balita dan ibu hamil. Ia menekankan agar program penanganan stunting dilakukan secara optimal dengan fokus pada tujuan.

"Yang betul-betul program menyentuh masyarakat tolong maksimalkan di tujuan, kalau tujuannya itu stunting, ya stunting," pungkasnya.

Turut hadir dalam Musrenbang tersebut, antara lain Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, para bupati dan wali kota se-Provinsi Aceh, serta pejabat terkait lainnya.

(IKN)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Waduk Wonorejo Alami Penyusutan Air

14 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Waduk Wonorejo Alami Penyus...
Daerah
Semarak Peringatan Hari Mus...
Rona
Siapa Bakal Bawa Pulang Pia...
Olahraga
Pelepasan Kontingen Merah P...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.