Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas Perikanan: Nelayan Mukomuko Panen Ikan

📅 Minggu, 29 Okt 2023, 18:27 WIB | Oleh:
Dinas Perikanan: Nelayan Mukomuko Panen Ikan Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Para nelayan panen di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu panen ikan gaguk atau manyung, Minggu (29/10).

MUKOMUKO - Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulumengatakan para nelayan di Pantai Indah Mukomuko (PIM), Kelurahan Koto Jaya sedang mengalami masa panen ikan yang berlangsung sekitar sebulan terakhir.

"Para nelayan PIM sampai sekarang masih panen ikan. Nelayan PIM panen ikan bawal dan layur atau beledang," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko Warsiman, di Mukomuko, Minggu.

Ia mengatakan, nelayan PIM selain sedang panen ikan bawal dan layur serta ikan manyung atau gaguk, namun belum didata jumlah tangkapan nelayan tersebut.

Dia menyebutkan, lebih dari sebanyak 100 unit kapal nelayan PIM, hampir sekitar 80 unit kapal di antaranya yang aktif melaut.

Ia memperkirakan, hasil tangkapan ikan bawal saja, hampir sebanyak lima ton per hari, belum lagi hasil tangkapan ikan layur lebih dari itu.

Dari hasil tangkapan ikan layur, katanya lagi, ada satu kapal yang mendapatkan satu ton per hari, ada yang cuma dapat 350 kilogram per hari, tetapi kalau rata-rata setiap kapal mendapat 700 kg per hari.

Sedangkan harga ikan layur ini, katanya, tergantung dengan ukuran. Harga ikan berukuran besar lebih mahal dibandingkan ikan ukuran kecil.

"Harga ikan layur ukuran besar mencapai Rp30 ribu per kg karena ikan ukuran ini diekspor keluar daerah dan ikan kecil Rp15 ribu per kg," katanya pula.

Sementara itu, katanya lagi, baru para nelayan di PIM yang sudah mengalami panen ikan, sedangkan nelayan di wilayah Kecamatan Ipuh belum panen ikan.

Bahkan, kata dia, saat ini para nelayan Desa Pasar Ipuh, Kecamatan Ipuh justru kesulitan melaut karena muara yang menjadi lokasi keluar masuk kapal mengalami pendangkalan.

Ia mengatakan, ada perusahaan dan pengusaha di wilayah ini yang membantu mengeruk muara yang mengalami pendangkalan, namun tidak bertahan lama, setelah itu muara tersebut kembali mengalami pendangkalan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.