Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Digitalisasi Kepelabuhanan Melalui Inaportnet di Indonesia Diapresiasi Anggota IMO

📅 Kamis, 16 Mar 2023, 16:19 WIB | Oleh:
Digitalisasi Kepelabuhanan Melalui Inaportnet di Indonesia Diapresiasi Anggota IMO Doc: Istimewa
Ket. Ayu Kharizsa, ASN Kemenhub dari Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut.

JAKARYA - Presentasi digitalisasi kepelabuhanan melalui Inaportnet di Indonesia disambut baik dan diapresiasi saat disampaikan langsung di depan perwakilan negara anggota International Maritime Organization (IMO), London Inggris.

Pada kesempatan tersebut, Indonesia mendapat apresiasi dari para perwakilan negara anggota IMO atas pencapaiannya dalam melakukan perbaikan pelayanan kepelabuhanan dalam hal ini bongkar muat kapal di pelabuhan melalui Inaportnet dengan total target hingga tahun 2023 ini sebanyak 260 pelabuhan.

Kesuksesan dalam mempresentasikan Inaportnet tersebut tidak terlepas dari peranan presenter Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenhub dari Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Ayu Kharizsa yang komunikatif dan lugas.

Lalu, siapakah Ayu Kharizsa? Seperti yang diberitakan sebelumnya, Indonesia berkesempatan menyampaikan implementasi Inaportnet di Indonesia pada Sidang 47th Facilitation Committee Meeting (FAL 47) yang berlangsung 13-17 Maret 2023 di Markas Besar IMO di London, Inggris.

Adapun Ayu ditunjuk sebagai presenter di sidang IMO FAL ke 47 tersebut. Penunjukan tersebut bukan hanya karena Ayu memiliki kompetensi di bidang IT namun juga dilatari oleh prinsip kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di sektor maritim yang secara konsisten dilakukan oleh Indonesia sejalan dengan salah satu program IMO itu sendiri, pemberdayaan perempuan di industri maritim atau Empowering Woman in Maritime.

Ayu Kharizsa (34) memang hanya bertugas mempresentasikan Inaportnet di Sidang IMO FAL ke 47 di London namun dia berhasil mempresentasikan penerapan Inaportnet di Indonesia secara lugas dan jelas sehingga mendapatkan apresiasi dan tepuk tangan dari para peserta sidang IMO FAL 47.

Ayu Kharizsa bergabung di Kementerian Perhubungan sejak tahun 2010 lalu mengawali karir dengan jabatan fungsional tertentu sebagai pranata komputer. Selanjutnya ia menjabat sebagai Kepala Seksi Sistem Informasi Angkutan Laut, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut pada tahun 2016 yang kemudian disetarakan menjadi pranata komputer ahlimuda, subkoordinator sistem informasi pada tahun 2020 hingga kini.

Ayu menyelesaikan pendidikan S1 di Binus University jurusan Teknik Informatika dan lulus tahun 2006. Dan berturut-turut menyelesaikan pendidikannya sebagai Magister Management Sistem Informasi, Binus University, 2010- 2012, Master of Science in Multi Moda, Universitas Gadjah Mada, 2012-2015 dan Master of Science in Transport Planning, Leeds University, UK, 2013-2014.

Pengalaman tugas yang pernah dilaksanakan adalah sebagai task force Aplikasi Inaportnet (Pelayanan kapal), koordinator Aplikasi Simlala (Pelayanan Public), koordinator Aplikasi Sitolaut (Pelayanan publik untuk pelayanan tol laut), Koordinator Aplikasi Siperintis (Pelayanan publik untuk pelayanan Perintis), Tim Pokja aplikasi SIMBARA kolaborasi dengan DJA, INSW dan ESDM serta menjadi Tim Pokja penerapan NLE dan SSM pengangkut kolaborasi INSW.

Pelaksana tugas Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan mengatakan Ayu telah berhasil menunjukan ASN muda Kementerian Perhubungan mampu tampil dengan prima di kancah internasional. Sudah selayaknya anak muda di Kementerian Perhubungan diberikan kepercayaan untuk mewakili Indonesia di forum dunia khususnya di sektor transportasi.

"Ayu telah menunjukkan usia muda pun mampu tampil dengan prima mewakili Indonesia. Untuk itu kaum muda perlu diberikan porsi untuk lebih banyak berperan dalam forum internasional. Seperti Ayu, para ASN muda tidak akan mengecewakan saat mereka diberi kepercayaan," kata dia.

Hal ini sejalan dengan yang diamanatkan ke Ayu untuk implementasi Inaportnet mengingat sejak tahun 2016 sudah 109 pelabuhan di Indonesia yang telah menerapkan Inaportnet dan menyusul 151 pelabuhan lagi di tahun 2023 sehingga target 260 pelabuhan yang mengimplementasikan Inaportnet dapat tercapai tahun ini.

Penerapan Inaportnet di pelabuhan merupakan komitmen Indonesia untuk menerapkan sistem online guna mempermudah kegiatan bongkar/muat barang terutama kontainer di pelabuhan yang harus semakin baik. Namun demikian, perlu terus ditingkatkan agar dapat dicapai harmonisasi antar institusi antar negara, sehingga mendapat perhatian yang serius dari semua pemangku kepentingan.

"Perubahan sistem menjadi digitalisasi merupakan komitmen Pemerintah yang turut mendorong kinerja positif bagi pelabuhan di tanah air. Memang tidak mudah bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pelabuhan yang banyak tersebar di setiap wilayah namun dengan komitmen yang kuat, kolaborasi dan sinergi yang kuat, Indonesia bisa mewujudkan digitalisasi menyeluruh terhadap pelayanan kepelabuhanan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.