Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

CEO Nvidia: Militer Tiongkok Tidak Mungkin Gunakan Chip AI AS untuk Tingkatkan Kemampuan

📅 Senin, 14 Jul 2025, 11:20 WIB | Oleh:
CEO Nvidia: Militer Tiongkok Tidak Mungkin Gunakan Chip AI AS untuk Tingkatkan Kemampuan Doc: SCMP
Ket. CEO Nvidia Jensen Huang.

CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan pemerintah AS tidak perlu khawatir militer Tiongkok akan menggunakan produk perusahaannya untuk meningkatkan kemampuan mereka.

South China Morning Post melaporkan, menanggapi kekhawatiran terbesar yang dikutip Washington dalam penerapan pembatasan yang semakin ketat terhadap ekspor teknologi AS ke Tiongkok, Huang mengatakan militer Tiongkok akan menghindari penggunaan teknologi AS karena risiko yang terkait dengan hal tersebut.

"Kita tidak perlu khawatir tentang hal itu," katanya dalam sebuah wawancara di siaran “Fareed Zakaria GPS” di CNN pada Minggu (13/7).

"Mereka tidak bisa mengandalkannya," tambahnya. "Tentu saja, itu bisa dibatasi kapan saja."

Huang dan rekan-rekannya telah kehilangan pendapatan miliaran dollar di bawah peraturan yang semakin ketat yang dirancang untuk menutup akses Tiongkok terhadap kemampuan kecerdasan buatan yang paling canggih.

Pemerintahan berturut-turut di Washington berpendapat bahwa penggunaan komponen-komponen yang paling mumpuni secara tak terkendali akan menimbulkan risiko terhadap keamanan nasional.

CEO Nvidia, yang berada di Washington minggu lalu sebelum melakukan perjalanan ke Beijing, berpendapat bahwa strategi tersebut akan gagal karena akan memacu pertumbuhan kemampuan domestik di Tiongkok yang pada akhirnya akan menyaingi kemampuan yang diciptakan oleh industri teknologi AS.

Nvidia dan para pesaingnya mengatakan perusahaan AS seharusnya diizinkan mengirim ke pasar semikonduktor terbesar di dunia itu agar produk mereka tetap menjadi pusat pengembangan AI.

Huang bertemu dengan Presiden AS Donlad Trump minggu lalu untuk menyampaikan pendapatnya lagi dan memuji upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi semikonduktor dalam negeri.

Nvidia dan lainnya bergantung pada fasilitas manufaktur Taiwan Semiconductor Manufacturing, yang sebagian besar berlokasi di pulau asalnya, di lepas daratan Tiongkok.

Trump memuji keberhasilan Nvidia dan pertumbuhannya hingga menjadi perusahaan AS pertama yang mencapai kapitalisasi pasar 4 triliun dollar AS.

Rincian pertemuan di Gedung Putih antara keduanya tidak dipublikasikan, tetapi sejauh ini pemerintahan dan politisi di kedua belah pihak tetap teguh untuk tidak mengizinkan lebih banyak akses bagi perusahaan Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Armenia Terbelah Dua Kubu A...
Nasional
DPR Dorong Distribusi Digit...
Luar Negeri
Pekerja Mogok Kerja, Layana...
Daerah
Bangka Tengah Tanam Padi Go...
Luar Negeri
Aset Beku Iran Cair, Trump ...
Nasional
Kemenbud Dorong Pelurusan S...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.