Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diaspora di Jepang Promosikan Budaya Indonesia Lewat Teh Nusantara

📅 Sabtu, 01 Jul 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diaspora di Jepang Promosikan Budaya Indonesia Lewat Teh Nusantara Doc: ANTARA/Juwita Trisna Rahayu
Ket. Warga Jepang mencoba teh dari berbagai daerah di Indonesia dalam festival teh di Rumah Budaya Indonesia di Tokyo pada Sabtu (1/7/2023).

TOKYO - Diaspora di Jepang mempromosikan budaya Indonesia melalui aroma teh Indonesia dalam festival yang digelar Rumah Budaya Indonesia di Tokyo, Sabtu (1/7).

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo Yusli Wardiatno mengatakankegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk memperbanyak warga Jepang yang cinta terhadap Indonesia atau yang disebut dengan Indonesianis.

"Program ini bertujuan membuanakan budaya Indonesia di negara-negara akreditasi. Tentu saja ini sangat penting karena Kementerian Luar Negeri sendiri ingin terus mendorong agar Indonesianis di negara-negara akreditasi itu terus bertambah. Oleh karena itu, ini menjadi salah satu wadah menjadi salah satu media, untuk meningkatkan jumlah Indonesianis tadi," katanya.

Kegiatan tersebut juga masih dalam suasana pascakunjungan bersejarah Kaisar Naruhito ke Indonesia, sehingga diharapkan dapat memperkuat hubungan antarwarga negara (people-to-people connection) Indonesia dan Jepang.

"Ini salah satu upaya merekatkan hubungan Indonesia dengan Jepang. Jangan lelah mencintai Indonesia ya," ujarnya.

Yusli menjelaskan teh dipilih karena mencerminkan kekhasan nusantara selain kopi. Sebelumnya juga diadakan festival kopi Indonesia dan mendapat sambutan dan pujian yang sangat baik dari masyarakat Negeri Sakura itu.

"Kita ingin mengenalkan hasil alam lain dari Indonesia yang sebelumnya sudah diminati di negara-negara lain. Kita ingin lebih banyak lagi warga Jepang mengenal hasil alam Indonesia dan salah satunya adalah teh. Dan teh ini saya yakin betul ke depannya akan diminati oleh warga Jepang," katanya.

Berbagai teh disajikan mulai dari teh melati, teh mawar, teh hijau hingga teh daun kelor khas Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain teh tubruk dan teh kantong, juga dipaparkan teh kemasan siap minum yang sudah populer di Indonesia dan berbagai negara.

Pengunjung juga diajak untuk mengikuti demo masakdan ikut mencicipi camilan khas Indonesia, yakni kembang goyang.

Selain kuliner, terdapat lokakarya singkat untuk mempelajari gamelan Bali, yakni Rindik, danpara pengunjung bergantian mencoba alat musik tradisional itu.

Yusli berharap dengan adanya pengenalan alat musik itu, warga Jepang semakin penasaran dan dapat mempelajari langsung dari Bali.

Pengunjung juga berkesempatan untuk mengenal dan mengenakan kain batik selagi menikmati teh serta camilan hangat.

"Kita berharap semakin banyak warga Jepang yang berbahasa Indonesia dan juga mengenal budaya Indonesia dan mereka mampu dan mau menjadi duta budaya Indonesia di Jepang," katanya.

Salah satu pengunjung bernamaYamauchi mengaku ingin mempelajari lebih banyak tentang teh Indonesia setelah sempat menjadi mitra pengajar Bahasa Jepang di Indonesia beberapa tahun silam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.