Desa Wisata Naik Kelas, Komisi VII DPR Ungkap Kunci Suksesnya Ada di Kearifan Lokal!
📅 Minggu, 05 Okt 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Istimewa
REMBANG – Pengembangan desa-desa wisata di berbagai daerah bukan cuma soal mempercantik destinasi, tapi juga strategi cerdas buat menggerakkan ekonomi lokal. Dengan menggali potensi khas tiap desa—mulai dari alam, budaya, sampai kuliner—masyarakat setempat bisa jadi aktor utama dalam membangun pariwisata berkelanjutan.
Dampak pengembangan desa wisata terasa ganda: lapangan kerja baru terbuka, pendapatan desa meningkat, dan identitas lokal tetap terjaga.
Kalau dikelola dengan baik, desa wisata bisa jadi motor ekonomi yang tumbuh dari bawah, bukan sekadar tempat singgah turis, tapi ruang hidup yang terus berkembang dan berdaya.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mendorong pengembangan desa-desa wisata di berbagai daerah, termasuk Desa Wisata Sendangasri, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dengan mengoptimalkan potensi kearifan lokal, seni budaya, serta promosi kreatif berbasis digital.
"Kami mengapresiasi atas kekayaan budaya dan semangat masyarakat di Desa Sendangasri Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang ini dalam mengembangkan wisata lokal," ujar Evita Nursanty saat menghadiri Workshop Digital Marketing Peningkatan Softskill Masyarakat Dalam Mendukung Pariwisata di Kampung Seni dan Budaya Desa Sendangasri di Rembang, Sabtu (4/10).
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, kata dia, dirinya juga diajak melihat seni budaya daerah itu karena potensi utama Desa Sendangasri adalah seni dan budaya, dan itu sudah terbukti dari penampilan para penari.
Evita menekankan pengembangan desa wisata tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga pada seni, budaya dan hasil karya buatan masyarakat.
Ia mengapresiasi keberagaman kearifan lokal di setiap dukuh di wilayah tersebut. Karena satu dukuh punya pengolahan makanan, satu lagi mengolah limbah batu bara menjadi pot bunga dan asbak dan fokus pada seni serta pelatihan budaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Semua ini luar biasa, tinggal bagaimana kita kemas dengan baik untuk menjadi promosi wisata nasional," jelas Wakil Ketua Komisi VII DPR yang membidangi perindustrian, UMKM, pariwisata, ekonomi kreatif dan sarana publikasi itu.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Evita bahkan sempat berkeliling menggunakan odong-odong untuk melihat langsung potensi wisata di tiga dukuh yang ada.
Dia menyampaikan bahwa pengemasan potensi setiap dukuh secara terpadu dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
“Ke depan, desa-desa wisata seperti Sendangasri ini akan menjadi destinasi unggulan. Wisatawan tidak akan bosan karena bisa berkunjung ke berbagai desa dengan keunikan masing-masing,” tambahnya.
Selain memberikan apresiasi, Evita juga menyalurkan bantuan CSR sebesar Rp50 juta untuk mendukung pelestarian peninggalan budaya di desa tersebut.
Dalam kesempatan itu, Evita juga mendorong masyarakat untuk aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi wisata.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!