Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Depok Rancang Batik Generasi Z

📅 Rabu, 04 Okt 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Depok Rancang Batik Generasi Z Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono

DEPOK - Kaum muda dari Generasi Z (yang lahir 1997-2012) diharapkan menggemari batik dengan sering mengenakannya. "Kota Depok berupaya memperkenalkan pakaian batik kepada generasi muda sebagai warisan budaya, seperti Generasi Z," tutur Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, Selasa (3/10).

"Kami terus berupaya memperkenalkan pakaian batik kepada generasi muda. Bahkan, anak-anak dikenalkan dengan batik sejak PAUD. Mereka mengenakan seragam batik. Para pelajar SD dan SMP pun memakai batik," jelas Imam Budi Hartono.

Meski pakaian batik sudah meluas mulai acara resmi di kantor, resepsi hingga acara santai, kata Imam, harus ada rancangan motif untuk anak generasi Z. "Pakaian batik sudah meluas. Itu bagus. Hanya, perlu dirancang corak dan motif khusus buat anak-anak Generasi Z. Bila perlu dibuat banyak lomba agar mereka tertarik, termasuk lomba membuat animasi," tutur Imam.

Lebih jauh, Imam menyarankan motif pakaian batik bisa dibuat dengan gambar tokoh animasi, sehingga menarik bagi anak Generasi Z. Dengan warna-warna cerah, diharapkan anak-anak Generasi Z mau pakai batik. Mudah-mudahan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) bisa mengembangkan produk seperti ini.

"Batik merupakan produk kebanggaan yang berkembang begitu pesat. Harapannya, semua kalangan kapan pun dan di mana pun mengenakan batik," harap Imam.

Pemerintah Kota Depok, lanjut Imam, akan terus menggali batik khas Depok. Dia menyebut seperti Batik Gong Si Bolong, Belimbing, Rumah Cimanggis, Tugu Sawangan, dan Topeng Cisalak yang sudah dikembangkan.

"Nanti akan dikembangkan motif batik Ikan Hias seperti Gapi dan Neon yang menjadi ciri khas Depok. Kita munculkan dan bawa ke mana-mana sehingga orang tahu batik khas Depok," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Wury Ma'ruf Amin, mendukung upaya edukasi keragaman batik kepada generasi muda. Ini sudah dilakukan Yayasan Batik Indonesia. Dukungan disampaikan Wury saat memberi sambutan dalam acara Puncak Peringatan Hari Batik Nasional Tahun 2023. Acara itu diselenggarakan di Museum Batik Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Senin.

"Saya menyambut baik upaya Yayasan Batik Indonesia untuk memberi edukasi kepada masyarakat mengenai keragaman batik Indonesia, utamanya generasi muda," ujarnya. Dia mengharap generasi muda agar dapat mempelajari nilai-nilai dan filosofi batik Nusantara. "Saya berharap generasi muda, khususnya tidak hanya gemar mengenakan batik, tetapi juga turut mengenali dan mempelajari nilai filosofinya," jelasnya.

Wury juga minta para perajin dan pelaku industri batik agar terus meningkatkan kompetensi. Terus meningkatkan kualitas produk agar memiliki daya saing tinggi, sedangkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, menyatakan batik adalah simbol terkuat persatuan dan kebinekaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.