Dedi Mulyadi Murka, Bongkar Rahasia Mengapa Karawang Terus Tenggelam
📅 Jumat, 27 Feb 2026, 02:45 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa bencana banjir yang rutin merendam wilayah Kabupaten Karawang bukan semata-mata diakibatkan oleh faktor cuaca ekstrem.
Di hadapan para kepala daerah se-Jawa Barat, Dedi menyoroti rapuhnya kualitas infrastruktur penahan air, di mana banyak ditemukan tanggul sungai vital yang hanya bermaterialkan bambu dan karung pasir.
Dedi meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk segera turun tangan membenahi infrastruktur penahan air tersebut, karena berada di bawah kewenangan lembaga di bawah kementerian tersebut.
"Banjir di Karawang, problem utamanya sungai-sungainya tanggulnya jebol. Semoga itu bisa segera ditangani, karena itu wilayah BBWS," kata Dedi Mulyadi di hadapan para kepala daerah se-Jawa Barat di Bandung, Kamis.
Mantan Bupati Purwakarta ini menyesalkan masih ditemukannya infrastruktur vital penahan banjir yang hanya dibangun menggunakan material sementara dengan daya tahan rendah seperti bambu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kondisi inilah yang dinilai membuat Karawang terus menjadi langganan banjir saat debit air meningkat.
"Saya lihat tanggul sementaranya ada yang dibuat dari bambu, pasir dikarungin," ujar Dedi.
Meski melontarkan kritik keras, Dedi mengaku memahami kendala yang mungkin dihadapi oleh instansi terkait di lapangan, terutama mengenai persoalan finansial yang sering kali menghambat kecepatan perbaikan permanen.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mungkin pembiayaan yang belum turun," ucapnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tambah dia, kini mendorong adanya percepatan perbaikan tanggul dengan kualitas yang lebih mumpuni guna meminimalkan risiko bencana di masa depan, mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah utara Jawa Barat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!