Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jejak Epstein di Silicon Valley Terungkap Lewat Dokumen DOJ

📅 Sabtu, 07 Feb 2026, 12:15 WIB | Oleh:
Jejak Epstein di Silicon Valley Terungkap Lewat Dokumen DOJ Doc: AP
Ket. Dokumen-dokumen yang termasuk dalam rilis berkas Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman AS difoto pada 2 Januari 2026.

WASHINGTON - Terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein memiliki jaringan luas di Silicon Valley dan menanamkan modal pada sejumlah perusahaan rintisan teknologi terkemuka, The New York Times (NYT) melaporkan pada Kamis (5/2), mengutip dokumen Departemen Kehakiman (DOJ) AS.

"Oke. Saya punya waktu luang antara tengah hari sampai jam 3 sore ini. Tidak terlalu penting, tetapi akan menyenangkan jika bisa bertemu dengannya [Epstein] jika memungkinkan. Apakah [pertemuan] ini penting baginya?" tulis seorang pendiri bursa kripto Coinbase, Fred Ehrsam, dalam surel pada Desember 2014.

Pada tahun yang sama, Epstein berinvestasi 3 juta dolar AS (sekitar Rp48,6 miliar) di Coinbase, yang saat itu masih perusahaan rintisan.

Laporan NYT itu juga menyebutkan bahwa miliarder teknologi Peter Thiel memberi saran investasi kepada Epstein, termasuk kemungkinan mendanai layanan musik Spotify dan perusahaan perangkat lunak milik Thiel, Palantir.

Belum jelas apakah Epstein akhirnya berinvestasi di Palantir, tetapi ia tercatat menanamkan modal 40 juta dolar AS di perusahaan Thiel lainnya, Valar Ventures, sebut laporan itu.

Disebutkan pula bahwa Epstein mendanai sejumlah proyek teknologi dan kripto lainnya, termasuk di perusahaan teknologi Jawbone dengan nilai investasi hampir 12 juta dolar AS.

Pada 30 Januari, Wakil Jaksa Agung AS Todd Blanche mengumumkan rampungnya publikasi dokumen kasus Epstein. Dengan pengungkapan terbaru itu, total berkas yang dirilis kini melampaui 3,5 juta dokumen.

Sejumlah tokoh berpengaruh disebut-sebut dalam dokumen itu, termasuk Presiden AS Donald Trump dan mantan Presiden AS Bill Clinton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.