Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DBD Tangerang Mencapai 1.322 Kasus

📅 Jumat, 06 Jan 2023, 06:35 WIB | Oleh:
DBD Tangerang Mencapai 1.322 Kasus Doc: Antara
Ket. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kabupaten Tangerang, dr Sumihar Sihaloho

TANGERANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 1.322 kasus demam berdarah dengue (DBD) ditemukan selama kurun 2022. "Jumlah kasus DBD Januari sampai Desember mencapai 1.322 kasus," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kabupaten Tangerang, dr Sumihar Sihaloho di Tangerang, Kamis (5/1).

Dia menyebutkan, dari 1.322 kasus tujuh di antaranya meninggal dunia. Dalam pencegahan dan pengendalian DBD, Sumihar minta mewaspadai penyebaran DBD di tengah musim hujan sekarang ini. Tim kesehatan rutin ke lapangan bersama masyarakat untuk menekan persebaran DBD.

"Di musim hujan kali ini, kami mengimbau masyarakat untuk rutin melaksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk," ujarnya. Selain menggiatkan PSN dengan 3M plus, kata Sumihar, pihaknya juga menguatkan program satu rumah satu jumantik agar penyebaran nyamuk DBD tidak berkembang.

"Kami juga rutin sosialisasi untuk melaksanakan kegiatan gerakan satu rumah satu jumatik dan pemantauan berkala hasil kegiatan puskesmas terdekat," ungkapnya. Untuk tahun ini, di tengah kondisi cuaca hujan tinggi, masyarakat diingatkan agar bisa menjaga kebersihan lingkungan.

"Pemantauan rutin peningkatan jumlah kasus DBD yang dilaporkan dari RS melalui lewat kewaspadaan dini dan Respon Rumah Sakit selanjutnya segera ditindaklanjuti berkoordinasi dengan puskesmas dan perangkat daerah dalam tata laksana kasus positif DBD," jelas Sumihar.

Terendam

Musim hujan di Kabupaten Tangerang tak hanya menyebabkan persebaran penyakit DBD, tapi juga menyebabkan rumah-rumah warga tergenang. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, melaporkan sebanyak 367 kepala keluarga (KK) terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya aliran sungai.

Sejumlah daerah di Kecamatan Jayanti, Kresek, dan Gunung Kaler yang menjadi korban. Setidaknya terdapat 367 KK yang jadi korban. Ia menjelaskan untuk banjir di Kecamatan Gunung Kaler telah merendam Kampung Carenang dan Kedung Sebrang dengan ketinggian air 30 sampai 50 sentimeter. Jumlah jumlah korban 120 KK.

"Untuk banjir di Kampung Carenang, ketinggian air mencapai 30 sampai 50 cm yang menggenangi RT10 dan 11 di RW 03," jelas Ujat. Sedangkan Kampung Kedung Sebrang, ketinggian air antara 30-50 cm dengan 55 KK terdampak.

Kemudian, di wilayah Kecamatan Jayanti, tepatnya di Perumahan Taman Cikande, ada 48 KK terdampak banjir. Ketinggian air 10-150 cm. Banjir di wilayah ini disebabkan intensitas hujan tinggi yang membuat Kali Cidurian meluap. Selanjutnya, banjir di wilayah Kresek, Kampung Bojong, Desa Pasir Ampo tepatnya di RT 01 dan 02 di RW 01 merendam 144 KK.

"Banjir di Pasir Ampo juga disebabkan intensitas hujan tinggi yang membuat air Kali Cidurian meluap dan tanggul jebol," tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.