Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

CDC Afrika Peringatkan Kenaikan Jumlah Kasus Mpox

📅 Minggu, 08 Sep 2024, 16:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
CDC Afrika Peringatkan Kenaikan Jumlah Kasus Mpox Doc: Xinhua/Alan Uyakani
Ket. Pada tanggal 31 Agustus 2024, pasien dan keluarganya sedang menunggu pengobatan di pusat pengobatan cacar monyet di pinggiran Bukavu, ibu kota Provinsi Kivu Selatan di Kongo timur.

Kinshasa - Afrika sedang mengalami "tren kenaikan" dalam jumlah kasus mpox, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) Afrika memperingatkan pada Jumat (6/9), saat badan itu melakukan peluncuran respons kontinental gabungan dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Rencana enam bulan itu, yang berlangsung mulai September 2024 hingga Februari 2025, memiliki estimasi anggaran sebesar hampir 600 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp15.410). Sebanyak 55 persen dari anggaran tersebut dialokasikan untuk upaya respons mpox di sejumlah negara yang terdampak, sementara 45 persen sisanya ditujukan untuk dukungan operasional dan teknis melalui beberapa organisasi mitra.

Sejak 2024, benua Afrika melaporkan 24.851 kasus suspek mpox, termasuk 5.549 kasus terkonfirmasi dan 643 kasus kematian, kata Direktur Jenderal CDC Afrika Jean Kaseya dalam sebuah konferensi pers daring.

Republik Demokratik (RD) Kongo menjadi pusat wabah tersebut, melaporkan 90 persen dari seluruh kasus yang tercatat. RD Kongo melaporkan 20.463 kasus suspek mpox, termasuk 635 kematian.

Menurut Kaseya, terdapat "tren kenaikan" dalam jumlah kasus mpox di seluruh Afrika, dengan sedikitnya 14 negara terdampak, khususnya sejak Mei 2024.

Direktur Regional WHO untuk Afrika Matshidiso Moeti, yang juga menghadiri konferensi pers tersebut, menyerukan upaya gabungan demi meredam wabah di RD Kongo. Moeti menekankan pentingnya koordinasi di bawah rencana respons kontinental gabungan CDC Afrika-WHO

"Ini merupakan tonggak penting untuk aksi terkoordinasi antara badan-badan kita guna mendukung negara-negara dengan memperkuat keahlian, memobilisasi sumber daya, dan menghentikan penyebaran mpox dengan cepat," kata Moeti. "Dengan bekerja sama, kita dapat mencapai lebih banyak hal, memastikan komunitas dan individu terlindungi dari virus ini."

Pada pertengahan Agustus, WHO menyatakan wabah mpox yang sedang berlangsung di Afrika sebagai darurat kesehatan publik yang menjadi kekhawatiran internasional. Badan kesehatan itu menyebut munculnya clade 1b, varian yang lebih berbahaya namun kurang dipahami dengan baik, yang pertama kali terdeteksi di RD Kongo pada September 2023. Sejak saat itu, kasus galur clade 1b telah dilaporkan di beberapa negara, termasuk Swedia dan Thailand.

Pada Rabu (4/9), Guinea mengonfirmasi kasus mpox pertamanya. Kaseya mencatat bahwa tes pengurutan genetik sedang dilakukan untuk menetapkan apakah varian clade 1b telah menyebar ke Afrika Barat.

RD Kongo, yang menerima batch pertama 99.100 dosis vaksin mpox pada Kamis (5/9), sedang mengembangkan strategi distribusi dan vaksinasi khususnya di wilayah timur negara itu, yang melaporkan sebagian besar kasus di tengah krisis kemanusiaan berkepanjangan. Namun demikian, otoritas kesehatan belum mengumumkan kapan vaksinasi akan dimulai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.