Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manusia Bergerak Lebih Jauh daripada Semua Hewan di Bumi

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 18:46 WIB | Oleh:
Manusia Bergerak Lebih Jauh daripada Semua Hewan di Bumi Doc: Education Images/Universal Images Group

YERUSALEM - Sebuah tim peneliti internasional menemukan bahwa total pergerakan manusia sekitar 40 kali lebih besar dibandingkan pergerakan seluruh mamalia darat liar, burung, dan serangga, kata Institut Sains Weizmann (WIS).

Dalam sebuah pernyataan pada Senin (27/10), WIS mengatakan bahwa studi yang dipublikasikan di Nature Ecology & Evolution ini menunjukkan bahwa pergerakan manusia telah meningkat sebesar 4.000 persen sejak Revolusi Industri, sekitar 170 tahun silam. Pada periode yang sama, pergerakan hewan laut mengalami penurunan sekitar 60 persen.

Karena pergerakan sangat penting bagi kehidupan, dan hewan melakukan perjalanan untuk mencari makanan, menghindari bahaya, dan menghubungkan ekosistem yang berbeda, para ilmuwan memperingatkan bahwa penurunan pergerakan hewan secara global merupakan tanda yang jelas bahwa alam sedang berada di bawah tekanan.

Untuk membandingkan manusia dan hewan, para peneliti menciptakan ukuran baru yang menggabungkan berat total suatu spesies dengan jarak perjalanannya dalam setahun.

Dengan menggunakan ukuran ini, mereka menemukan bahwa total pergerakan manusia dengan berjalan kaki enam kali lebih besar dibandingkan gabungan pergerakan semua mamalia darat liar, burung, dan artropoda.

Menurut penelitian, sebagian besar pergerakan manusia dilakukan dengan mobil atau sepeda motor, diikuti dengan perjalanan udara, berjalan kaki, dan bersepeda, dengan setiap orang melakukan perjalanan rata-rata 30 km sehari.

Para peneliti mengatakan bahwa penggunaan energi oleh satu maskapai penerbangan setara dengan total energi yang dikeluarkan semua burung liar di Bumi untuk terbang selama setahun.

Sebuah studi yang dipimpin oleh WIS dan diterbitkan di Nature Communications menemukan bahwa sejak 1850, berat gabungan mamalia darat dan laut liar telah menurun sekitar 70 persen, turun dari sekitar 200 juta ton menjadi hanya 60 juta ton.

Pada periode yang sama, bobot manusia meningkat sekitar 700 persen, dan bobot hewan ternak meningkat 400 persen.

Jika digabungkan, bobot manusia beserta hewan ternak kini mencapai sekitar 1,1 miliar ton, yang menunjukkan betapa pesatnya pertumbuhan umat manusia sementara satwa liar makin menurun.

Studi ini mengungkap seberapa besar dominasi manusia terhadap satwa liar dan betapa sulitnya memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan manusia terhadap alam, menurut para peneliti.

Secara khusus, biomassa mamalia laut telah merosot hingga sekitar 30 persen dari tingkat pada 1850 akibat perburuan industrial. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.