Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cagub DKI Pramono Usulkan 'Jakarta Fund' untuk Fasilitasi Kegiatan Seni Budaya

📅 Kamis, 26 Sep 2024, 11:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cagub DKI Pramono Usulkan 'Jakarta Fund' untuk Fasilitasi Kegiatan Seni Budaya Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kanan) menyampaikan pandangannya saat menghadiri Dialog Publik Seni di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (23/9/2024).

JAKARTA - Calon gubernur Jakarta Pramono Anung mengusulkan dibentuknya "Jakarta Fund" atau dana abadi Jakarta sebagai terobosan untuk memfasilitasi kegiatan budaya, seni hingga pendidikan di Jakarta.

"Kenapa Jakarta enggak punya 'Jakarta Fund'? Ini sangat bisa supaya nanti kebudayaan atau kesenian ini punya dana abadi yang bisa digunakan kalau seniman mau pentas. Sudah enggak pusing-pusing," katanya.

Hal itu disampaikan dalam "Dialog Publik Seni Bersama Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur 2024" yang diinisiasi Dewan Kebudayaan Jakarta (DKJ) di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin.

Pram mengatakan konsep dana abadi itu mirip dengan "Indonesia Investment Authority" (INA) atau lembaga "sovereign wealth fund" Indonesia yang digunakan untuk pembangunan.

Menurut Pram, saat diinisiasi pada dua setengah tahun lalu, dana awal INA hanya sekitar Rp6 triliun, namun kini sudah berkembang menjadi Rp150 triliun dengan pengelolaan yang profesional dan terbuka.

Ia menilai konsep serupa bisa diterapkan di Jakarta lewat dana abadi. Dengan total APBD sekitar Rp86 triliun, Jakarta dinilai memiliki modal dasar yang baik.

"APBD itu kita ada Rp85 triliun sampai Rp86 triliun, SILPA kita Rp5 triliun sampai Rp6 triliun setiap tahun, kenapa tidak diambil Rp2 triliun sampai Rp3 triliun untuk modal dasar untuk 'Jakarta Fund'," katanya.

Jika dikelola secara profesional, dana ini nanti digunakan untuk keperluan seperti berkebudayaan, berkesenian dan lainnya termasuk pendidikan.

Pram meyakini konsep dana abadi Jakarta akan mampu mendukung pengembangan kegiatan kesenian dan kebudayaan di Jakarta.

"Kalau itu bisa dilakukan, Indonesia (INA) saja bisa sampai Rp150 triliun. Kalau 'Jakarta Fund' dikelola secara transparan dan terbuka, 'hire'(mempekerjakan) orang-orang profesional, saya yakin nggak sampai dua tahun dapat Rp20 triliun itu gampang sekali," katanya.

Pram juga menegaskan diperlukan upaya untuk duduk bersama dengan para pemangku kepentingan demi peningkatan seni dan budaya di Jakarta. Ia meyakini, pasangan calon wakil gubenurnya Rano Karno yang memang berasal dari kalangan seniman akan mampu memberi masukan soal pengembangan seni dan budaya.

Ia menyebutkan kota yang jadi titik lebur (melting pot) berbagai budaya seperti New York, Montreal, Shanghai, Sydney, perlu memberikan ruang untuk berkesenian warganya.

"Budayawan atau seniman yang ada, sudahlah, mereka perlu banyak pentas-pentas dan ruang-ruang terbuka di daerah apakah di kecamatan, kelurahan untuk anak-anak muda yang multitalenta," kata Pram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.