Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Manokwari: Koperasi Merah Putih Fokus Kembangkan Simpan Pinjam dan Toko Sembako

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 10:10 WIB | Oleh:
Bupati Manokwari: Koperasi Merah Putih Fokus Kembangkan Simpan Pinjam dan Toko Sembako Doc: antara foto
Ket. Bupati Manokwari Hermus Indou

MANOKWARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat, fokus mengembangkan dua jenis unit usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) yaitu usaha simpan pinjam dan toko sembako.

Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan jenis usaha simpan pinjam dan toko penjualan sembako dipilih karena mampu menjawab kebutuhan masyarakat kampung/kelurahan.

"Ada banyak jenis unit usaha yang bisa dikembangkan, tapi kami fokus dua jenis dulu," kata Hermus di Manokwari, Minggu (29/6).

Saat ini, kata dia, Satuan Tugas Kopdes Merah Putih Kabupaten Manokwari telah melaksanakan sosialisasi pembentukan koperasi di 173 kampung/kelurahan yang tersebar di sembilan distrik.

Pemerintah setempat melibatkan sejumlah notaris guna mempercepat penerbitan akta yang merupakan salah satu syarat legalitas pembentukan koperasi.

"Semua kampung/kelurahan sudah melaksanakan musyawarah. Progres penerbitan akta notaris terealisasi sebanyak 138 kampung/kelurahan," jelas Hermus.

Menurut dia, pemerintah setempat menargetkan pembentukan 173 Kopdes Merah Putih yang dilengkapi dengan dokumen administrasi hukum umum (AHU) rampung akhir Juli 2025.

Pemerintah daerah juga mengupayakan kurang lebih dua unit Kopdes Merah Putih percontohan agar memperoleh suntikan modal dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

"Sebanyak 28 kampung dan 4 kelurahan sudah selesai pengurusan badan hukum (AHU), jadi masih tersisa 141 kampung/kelurahan. Semua harus berbadan hukum," ucap Hermus.

Ia mengatakan bahwa keberlangsungan unit usaha yang dijalankan oleh koperasi, perlu didukung dengan tingkat literasi keuangan dan kemampuan manajerial setiap anggota.

Strategi pemerintah daerah setelah pembentukan 137 Kopdes Merah Putih berbadan hukum rampung, yaitu menyelenggarakan pelatihan maupun pendampingan secara berkala.

"Kemampuan SDM juga sangat penting supaya bisnis koperasi tetap beroperasi, dan memberi keuntungan bagi anggota koperasi," ucap Hermus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

59 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.