Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Bogor Pimpin Penanganan Bencana Telan Korban di Kawasan Puncak

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 17:30 WIB | Oleh:
Bupati Bogor Pimpin Penanganan Bencana Telan Korban di Kawasan Puncak Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin penanganan bencana di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad (6/7).

KABUPATEN BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin langsung penanganan bencana banjir dan longsor yang terjadi di kawasan Puncak, tepatnya di Megamendung dan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ahad dini hari, yang menelan korban.

Bencana tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya masih dalam pencarian.

“Hampir seluruh wilayah Kabupaten Bogor sejak sore diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi. Beberapa wilayah terdampak banjir dan longsor, termasuk Megamendung, Cisarua, Leuwisadeng, dan Leuwiliang,” kata Rudy di Megamendung.

Rudy mengatakan longsor terjadi di salah satu pondok pesantren di Megamendung dan menyebabkan satu orang meninggal dunia. Korban adalah seorang laki-laki berusia 22 tahun asal Cianjur.

“Jenazah korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Cianjur,” ujarnya.

Selain di Megamendung, bencana longsor juga terjadi di wilayah Cisarua. Berdasarkan laporan, terdapat lima orang menjadi korban. Tiga orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan telah dibawa ke rumah sakit.

“Masih ada dua orang korban yang dalam pencarian. Tim dari BPBD, Damkar, Tagana, TNI, dan Polri masih terus melakukan upaya pencarian. Kita berdoa semoga keduanya segera ditemukan,” ujar Rudy.

Banjir di sejumlah titik yang sebelumnya sempat cukup tinggi saat ini mulai surut. Pemerintah daerah fokus pada penyelamatan korban serta penyaluran bantuan logistik kepada warga terdampak.

“Prioritas kami adalah keselamatan warga. Setelah itu, bersama-sama kita akan menentukan langkah lanjutan untuk penanganan dampak bencana ini,” kata dia.

Bupati juga mengimbau masyarakat tetap waspada karena potensi bencana susulan masih tinggi akibat curah hujan yang belum mereda. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.