Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buka Kongres PWI, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Kerukunan di Era Digital

📅 Sabtu, 30 Agu 2025, 17:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Buka Kongres PWI, Wamenkomdigi Tekankan Pentingnya Kerukunan di Era Digital Doc: Antara
Ket. Wamen Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan sambutan saat membuka Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025 di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Komdigi, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (30/8).

Cikarang - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria saat membuka Kongres Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2025, menekankan pentingnya persatuan untuk ekosistem pers nasional yang lebih berkualitas.

“Persatuan menjadi sangat penting buat kita semua. Bukan hanya buat PWI, tapi juga bagi ekosistem pers nasional,” kata Nezar di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Komdigi, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (30/8).

Menurut dia, persatuan menjadi kata yang penting belakangan ini karena Indonesia menghadapi tantangan disrupsi teknologi di berbagai bidang kehidupan. Industri media, tempat insan pers berkecimpung, tidak terlepas dari tantangan tersebut.

Sejatinya, kata Nezar, berbagai diskusi untuk mencari jalan keluar agar pers tetap bisa bertahan di tengah disrupsi teknologi telah dilakukan, namun inovasi-inovasi yang diupayakan sejauh ini masih belum menemukan model bisnis media yang berkelanjutan.

Bersamaan dengan itu, imbuh dia, pers berhadapan dengan platformisasi. Platform digital melahirkan kreator konten yang tidak hanya sebagai konsumen, tetapi juga sekaligus produsen informasi.

Kendati demikian, Nezar meyakini jurnalisme masih relevan di tengah dominasi arus informasi di media sosial. Dalam tataran ini, menurut dia, karya jurnalistik yang diproduksi media massa justru berperan sebagai penjernih informasi.

Dia menyebut di antara pers dan kreator konten media sosial terbentang garis batas yang jelas, yakni verifikasi. Bagi Nezar, disiplin verifikasi merupakan inti dari jurnalisme yang berkualitas.

“Konten kreator yang ada di media sosial, yang juga memproduksi informasi, mungkin tidak begitu peduli dengan yang namanya disiplin verifikasi itu, tetapi kita yang bergerak di industri media yang mengusung jurnalisme berkualitas, verifikasi itu nyawa dari jurnalisme,” katanya.

Menurut dia, akurasi merupakan pedoman utama dari jurnalisme. Wartawan dan segenap pekerja media lainnya bertanggung jawab dalam menghadirkan jurnalisme yang demikian, termasuk PWI selaku salah satu organisasi kewartawanan senior di Indonesia.

Kongres PWI, Nezar menambahkan, merupakan momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat ekosistem pers nasional. Selain itu, kongres yang mengangkat tema “Bangkit Bersatu” ini juga bisa menjadi wadah diskusi terkait langkah dan visi jurnalisme Indonesia ke depan.

“Saya kira, berdirinya republik ini tidak bisa terlepas dari peran PWI. Karena itu, Bapak/Ibu sekalian, sebagai anggota PWI di abad 21, tantangannya berbeda lagi. PWI bukan satu-satunya organisasi seperti di masa lalu, sekarang ada banyak organisasi profesi lain yang bergunculan, tetapi kita semua berada dalam rumah yang sama,” tuturnya.

Kongres PWI 2025 diselenggarakan di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Sabtu, untuk memilih ketua umum dan ketua dewan kehormatan PWI Pusat. Adapun para calon ketua umum antara lain Akhmad Munir dan Hendry Ch. Bangun, sementara calon ketua dewan kehormatan ialah Atal S. Depari dan Sihono HT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.