Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buntut Keluarga Pasien 'Ngamuk', Gubernur Jabar Minta RSUD Karawang Perbaiki Pelayanan

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 10:15 WIB | Oleh:
Buntut Keluarga Pasien 'Ngamuk', Gubernur Jabar Minta RSUD Karawang Perbaiki Pelayanan Doc: Pemprov Jabar
Ket. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

SUBANG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi meminta jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karawang memperbaiki pelayanan dan penanganan pasien setelah kejadian seorang bapak 'mengamuk' di depan rumah sakit itu.

"Saya meminta jajaran RSUD Karawang untuk segera memperbaiki, apabila ada kesalahan-kesalahan dalam penanganan pasien," kata Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dalam keterangan di Subang, Kamis (15/5).

Hal tersebut disampaikan setelah sepekan lalu, seorang warga Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, bernama Edwin Septian berorasi sendirian di depan RSUD Karawang karena anaknya meninggal setelah mendapat perawatan di rumah sakit tersebut.

Edwin Septian berteriak-teriak dalam orasinya, menggunakan pengeras suara megafon di depan lobi RSUD Karawang, menuntut penjelasan dan pertanggungjawaban pihak rumah sakit atas meninggalnya bayi yang baru dilahirkan istrinya.

Edwin menduga ada kesalahan dalam penanganan medis di RSUD Karawang saat proses persalinan istrinya pada 29 April 2025, sehingga mengakibatkan bayinya meninggal dunia. Hal tersebut disampaikan setelah dirinya melakukan kajian secara menyeluruh terkait dengan penanganan ibu hamil.

Atas kejadian itu Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengundang Edwin ke kediamannya di Lembur Pakuan, Subang.

"Saya atas nama Pemprov Jabar, apabila, apabila ya, apabila tindakan-tindakan yang dilakukan oleh seluruh jajaran rumah sakit itu (RSUD Karawang) tidak sesuai harapan, ada kekurangan, saya minta maaf," kata Dedi Mulyadi.

Gubernur juga meminta jajaran RSUD Karawang, tempat istrinya Edwin dirawat, untuk segera memperbaiki apabila ada kesalahan-kesalahan dalam penanganan.

"Tapi Edwin pun nanti harus bisa menerima apabila mereka (pihak RSUD Karawang) bisa memberikan penjelasan secara medis. Jika ada penjelasan, itu tidak salah prosedur, itu prosedurnya seperti itu. Harus bisa menerima juga," katanya.

Sementara itu dalam pertemuan tersebut Dedi Mulyadi menggali informasi seputar kejadian yang dialami Edwin di RSUD Karawang.

"Jadi melahirkannya di situ? di RSUD Karawang. Sebelum itu, dokter pendampingnya siapa? Artinya waktu hamil, suka periksa di mana?" tanya Dedi Mulyadi.

Gubernur juga sempat menanyakan ketersediaan alat pemeriksaan untuk melihat janin, yang sudah tersedia di puskesmas tempat istri Edwin lakukan pemeriksaan.

Ia juga menanyakan usia kandungan istri Edwin saat melahirkan anak pertama mereka, hingga menanyakan tindakan yang dilakukan kepada bayi setelah lahir.

Edwin pun menjelaskan secara detail kronologis yang menimpa dirinya saat istrinya menjalani proses melahirkan kepada gubernur. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.