Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BP3MI Kepri Gagalkan Keberangkatan Calon PMI Ilegal ke Kamboja Lewat Batam

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 08:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
BP3MI Kepri Gagalkan Keberangkatan Calon PMI Ilegal ke Kamboja Lewat Batam Doc: ANTARA
Ket. Pemeriksaan keimigrasian melalui autogate di Pelabuhan Internasional Batam Center, Kepri.

JAKARTA - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau (Kepri) menggagalkan pemberangkatan seorang calon pekerja migran Indonesia (CPMI) illegal ke Kamboja di Pelabuhan Batam Center, pada Rabu (30/4).

Berdasarkan laporan BP3MI Kepri pada Kamis (1/5), yang dikutip KP2MI di Jakarta, CPMI berinisial SG diamankan bersama seorang fasilitator berinisial SY dalam upaya pencegahan tersebut.

"BP3MI Kepulauan Riau dan tim melakukan pengumpulan dan pengolahan data dan informasi di seluruh wilayah pelabuhan Batam," kata Kepala BP3MI Kepri Kombes Pol. Imam Riyadi dalam keterangan tertulis, Kamis (1/5).

Dia menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi rencana pemberangkatan seorang CPMI melalui Batam pada Kamis (24/4/2025), yang mereka tindaklanjuti bersama tim Opsnal Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Kepri.

Dari pendalaman diperoleh informasi adanya seorang CPMI illegal bernama SG yang baru saja dideportasi, dan akan kembali berangkat kerja ke Kamboja.

SG merupakan salah satu PMI yang dideportasi dari Kamboja ke Indonesia, sementara paspornya ditahan oleh majikannya terdahulu di Kamboja.

Namun, saat mengurusnya kembali, Imigrasi Batam tidak menerbitkan paspornya.

Oleh seseorang yang masih dalam penyelidikan, SG kemudian ditawari membuat paspor baru melalui Imigrasi Tanjung Uban dengan biaya Rp10 juta dengan proses yang cepat dan paspornya berhasil diterbitkan dengan nomor paspor baru.

"Diduga ada orang yang membantu fasilitasi baik pembuatan paspor, penampungan, dan pemberangkatan melalui pelabuhan Batam Center Batam," ujar Imam, merujuk fasilitator atau perantara tersebut dengan inisial SY.

Tim kemudian melakukan profiling dan pengamatan di lokasi penampungan, jalur menuju Pelabuhan Batam Center.

Hingga Rabu (30/4), tim melakukan upaya pencegahan keberangkatan terhadap SG, yang akan berangkat ke Kamboja melalui jalur Batam-Singapura dan Singapura-Kamboja, dan mengamankan SY.

Saat ini korban SG, dan SY berada di Ditreskrimum Polda Kepri untuk proses pendalaman dan penegakan hukum.

Secara terpisah, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding, di Jakarta, Kamis, mengingatkan masyarakat untuk tidak bekerja ke luar negeri dengan tujuan Kamboja, Myanmar, dan Thailand, karena pemerintah tidak menjalin kerja sama penempatan PMI dengan ketiga negara tersebut.

Meski ada tawaran gaji besar, orang yang berangkat kerja ke tiga negara ASEAN itu rentan jadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan penyiksaan.

"Berangkat kerja ke Kamboja, Myanmar, dan Thailand sebagai pekerja migran ilegal rawan dan rentan. Hindari sedini mungkin upaya yang dapat membahayakan dan merugikan keluarga," katanya.

"Jadilah pekerja migran legal yang lowongan resminya tersebar di medsos kementerian," demikian kata Menteri Karding menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.