Mengejutkan, Batam Center Jadi Gerbang Favorit Migran Ilegal ke Luar Negeri
📅 Kamis, 24 Apr 2025, 20:26 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: KepmenP2MI
BATAM- Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pelabuhan Internasional Batam Center, Kamis (24/4).
Dalam kunjungannya, Menteri Karding mengungkap fakta mengejutkan. Batam center menjadi salah satu jalur favorit yang digunakan untuk memberangkatkan pekerja migran Indonesia secara ilegal ke luar negeri.
Batam Center telah lama menjadi titik transit berbagai calon pekerja migran ilegal dari berbagai penjuru tanah air.
“Ada dari Aceh, NTB, Lampung, dan daerah lainnya. Artinya Batam ini jadi jalur yang sangat strategis untuk pengiriman ilegal,” ujar Menteri Karding melalui keterangannya dari Batam, Kamis (24/4).
Ia menegaskan perlunya sistem deteksi dini yang lebih kuat di kawasan pelabuhan. Meski sistem saat ini sudah cukup berjalan, namun menurutnya belum mampu menekan angka keberangkatan pekerja migran ilegal secara signifikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sistem yang ada sudah cukup oke, tapi kita perlu cari pola baru. Kita harus bisa mendeteksi lebih awal, jangan sampai mereka lolos,” tegasnya.
Menteri Karding juga berharap seluruh petugas pelabuhan dapat meningkatkan kewaspadaan dan pengetahuan dalam mengenali calon pekerja migran ilegal.
“Jumlah yang lolos mungkin bisa jauh lebih banyak dari yang kita duga. Maka petugas harus tahu pola-pola baru dan lebih responsif terhadap situasi,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kegiatan sidak ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian P2MI dalam memberantas praktik perdagangan orang dan melindungi peker migran Indonesia sejak dari hulu, sebelum mereka meninggalkan Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!