Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bintang Ajak Konten Kreator Buat Program Ramah Anak

📅 Selasa, 21 Nov 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bintang Ajak Konten Kreator Buat Program Ramah Anak Doc: kemenpppa.go.id

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengajak para konten kreator untuk menghasilkan program-program anak yang berkualitas dan menjadi media informasi yang sehat bagi mereka.

"Saya mengajak para konten kreator untuk terus berkarya menghasilkan program-program anak yang berkualitas dan menjadi media informasi yang sehat bagi anak," kata Bintang dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (18/11).

Menurut Bintang konten ramah anak yang sehat dan positif penting digaungkan di tengah perkembangan teknologi saat ini. Penyebarluasan konten ramah anak dapat menjadi penyeimbang informasi tidak layak yang banyak beredar dan mudah diakses oleh anak, mengingat dalam salah satu pasal Konvensi Hak Anak dan Undang-Undang Perlindungan Anak disebutkan bahwa anak memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang layak anak.

Bintang pun mengatakan bahwa saat ini penyebarluasan informasi tidak terbatas pada media massa, seperti televisi, radio, koran, ataupun majalah. Media yang digunakan untuk menyediakan maupun mengakses informasi jauh lebih beragam, salah satunyaYouTube.

"KepopuleranYouTubedi dunia anak-anak tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, kami mengapresiasiYouTubeIndonesia dalam upayanya memenuhi hak anak atas informasi yang layak melalui program-program yang khusus didedikasikan untuk anak, sepertiYouTube Kidsdan program-program untuk anak lainnya," kata dia.

Menurut Bintang, penyediaan informasi yang bernuansa positif dan bermanfaat bagi tumbuh dan kembang anak dapat mencegah timbulnya berbagai isu anak, seperti pornografi, sadisme, radikalisme, dan kekerasan, termasuk kekerasan seksual.

"Memperoleh informasi yang layak adalah hak anak. Hak anak adalah hak asasi manusia yang harus dilindungi dan harus dipenuhi oleh negara, orang tua, masyarakat, dan seluruh pihak," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak, Rini Handayani, menjelaskan bahwa konten ramah anak adalah konten yang memperhatikan perspektif dan 4 prinsip hak anak yaitu non diskriminasi; kepentingan terbaik bagi anak; hak untuk hidup, kelangsungan hidup, dan perkembangan; serta penghargaan terhadap pendapat anak.

"Konten harus aman, nyaman, tidak mengandung kekerasan, tidak mengganggu tumbuh kembang anak, dan yang terpenting mendengarkan aspirasi anak," ungkap Rini.

Dalam upaya melindungi anak dari konten-konten yang tidak layak, KemenPPPA telah menjalin kerja sama dengan mitra kementerian/lembaga terkait, seperti Perpustakaan Nasional, Kementerian Komunikasi dan Informatika, hingga Komisi Penyiaran Indonesia. Salah satu aksinya adalah membuat konten yang diperlukan oleh anak, keluarga, dan masyarakat, misalnya pengasuhan anak dengan cara positif. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.