Bangun Identitas Kota Berdasar Keragaman Budaya
📅 Senin, 25 Nov 2024, 03:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
TANGERANG - Keberagaman budaya Tangerang sebagai salah satu modal untuk membangun identitas budaya kota. “Kita memiliki banyak suku dan budaya yang bisa dikolaborasikan menjadi ciri khas Kota Tangerang. Pemerintah Kota akan terus mendukung komunitas-komunitasuntuk terus berkarya ,” kata Pj Wali Kota Nurdin di Tangerang, Minggu.
Dia menuturkan, hadirnya Peraturan Daerah (Perda) No.10 tahun 2024 tentang Pemajuan kebudayaan dapat mengangkat potensi yang dimiliki melalui kolaborasi semua pihak.
“Semua pihak dapat terus berkolaborasi untuk memajukan kebudayaan di Kota Tangerang. Apalagi dengan keragaman budaya yang ada, Kota Tangerang punya potensi untuk menjadi destinasi wisata budaya,” kata Pj Wali Kota Tangerang Nurdin.
Menurutnya, adanya payung hukum tersebut, maka bisa menggerakkan budaya secara lebih terarah dan tersistematis. “Terima kasih kepada para komunitas dan pegiat budaya yang telah berkontribusi selama ini,” kata dia dalam acara bersama seniman.
Selain itu, Dr Nurdin juga menegaskan pentingnya Perda ini sebagai landasan hukum untuk mengatur dan mengelola kebudayaan secara lebih sistematis. “Saya kira kita semua juga harus bersyukur atas disahkannya Perda No. 10 Tahun 2024,” jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Inihasil kerja keras semua, masyarakat, dan legislatif, serta bagian dari tugas pemerintah daerah dalam mengatur. Salah satunya urusan kebudayaan yang menjadi kewenangan kita,” ujar Alumnus Universitas Indonesia ini.
Lebih lanjut,Nurdin, mengungkapkan visinya untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai kota yang dikenal tidak hanya melalui sport tourism, tetapi juga melalui budaya dan pariwisatanya. Ant/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!