Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AS Peringatkan Iran akan Ada Respons 'Keras' Jika Kirim Rudal ke Rusia

📅 Jumat, 23 Feb 2024, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Peringatkan Iran akan Ada Respons 'Keras' Jika Kirim Rudal ke Rusia Doc: ANTARA/IRNA
Ket. Dokumentasi foto pesawat tempur nirawak (drone) jenis Fotros Drone-7 HR milik militer Iran.

WASHNGTON - Pemerintahan Presiden AS Joe Biden pada Kamis (22/2) memperingatkan bahwa akan adanya "tanggapan yang cepat dan keras" dari komunitas internasional jika Iran melanjutkan potensi pengiriman rudal balistik ke Rusia.

Desakan itu muncul satu hari setelah Reuters melaporkan bahwa Teheran telah memasok sebanyak 400 rudal Fateh-110 ke Moskow.

Tiga pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada kantor berita tersebut bahwa pengiriman tambahan diperkirakan akan dilakukan dalam beberapa minggu mendatang.

Pengiriman sebelumnya telah dikirim melalui pesawat dan kapal melintasi Laut Kaspia, yang berbatasan dengan Iran utara dan Rusia selatan.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby mengatakan bahwa Washington telah "memantau" perkembangan tersebut dengan cermat, namun tidak ada bukti yang muncul bahwa rudal telah dikirim dari Iran ke Rusia.

Namun, dia mengakui bahwa pemerintahan Biden "tidak punya alasan untuk percaya bahwa mereka tidak akan menindaklanjuti hal ini."

"Jika Iran melanjutkan penyediaan rudal balistik ini, saya dapat meyakinkan Anda bahwa tanggapan dari komunitas internasional akan cepat dan akan keras," katanya kepada wartawan saat arahan virtual.

Hal tersebut mencakup Washington yang akan membahas masalah tersebut di Dewan Keamanan PBB dan menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Iran.

Hukuman tersebut akan diberikan sebagai tambahan dari sanksi yang diperkirakan akan diumumkan pada akhir pekan ini terhadap Iran sebagai pembalasan atas bantuan yang terus diberikan kepada Moskow atas perangnya terhadap Ukraina, termasuk penyediaan drone mematikan, bom udara berpemandu dan peluru artileri.

"Kami siap melangkah lebih jauh jika Iran menjual rudal balistik ke Rusia," kata Kirby.

Tidak jelas kapan sanksi akan diumumkan, tetapi AS dijadwalkan mengumumkan hukuman kepada Rusia pada Jumat atas perangnya terhadap Ukraina, dan kematian tokoh oposisi Rusia Alexei Navalnydi penjara minggu lalu.

Presiden AS Joe Biden memperingatkan konsekuensi "yang merusak" jika Navalny meninggal setelah pertemuan puncak tahun 2021 dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.