Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sebagian Pemudik Pilih Pulang Kampung Seusai Lebaran, Ini Alasannya

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 13:33 WIB | Oleh:
Sebagian Pemudik Pilih Pulang Kampung Seusai Lebaran, Ini Alasannya Doc: antara foto
Ket. Pulang kampung usai Lebaran.

JAKARTA - Arus balik Lebaran telah terjadi sejak hari Selasa (24/3), dengan puncak kedatangan pemilir di KA Daop 1 Jakarta mencapai 53.288 penumpang.

Di tengah padatnya arus balik, beberapa penumpang justru memilih waktu ini untuk kembali ke kampung halaman dengan beragam alasan yang mendasarinya.

Salah satunya Zulaikha (55) yang melakukan perjalanan pergi ke Nganjuk, Jawa Timur bersama keluarganya. Ia mengatakan alasannya pulang pada waktu ini untuk menghindari macet di perjalanan.

“Menghindari macet, tahun kemarin sudah pernah naik travel macet malam Lebaran baru sampai, jadi sekarang naik kereta,” katanya.

Ia juga mengatakan meski berangkat pada hari kelima Lebaran, untuk mencari tiket kereta tetap butuh faktor “hoki” untuk mendapatkannya. Ia dan keluarga mengaku telah memesan tiket jauh hari sejak tanggal 22 Maret dengan harga yang relatif mahal.

“Mau beli tanggal 24 nggak dapet, kan banyak juga yang mau beli di arus mudik lebaran, lebih mahal otomatis,” katanya.

Selain Zulaikha, juga ada calon penumpang lain yakni Munjip (35) yang pergi bersama pasangannya ke Cirebon dan memilih waktu setelah libur cuti bersama Lebaran.

Ia mengatakan di waktu ini lebih lengang dan masih memiliki jatah libur yang diberikan perusahaan kepadanya. Berbeda dengan Zulaikha yang sulit mendapatkan tiket di tanggal yang diinginkan, Munjip mengaku cukup mudah menemukan tanggal keberangkatannya.

Sebaiknya Anda baca juga:

“Untuk nyari tanggalnya sih nggak susah, cuma untuk jamnya sih yang lebih susah itu. Menyesuaikan kapan mau berangkatnya gitu, itu yang lebih susah,” katanya.

Ia juga mengaku harga tiket perjalanan ke Cirebon terbilang cukup murah, namun tiket untuk pulang kembali ke Jakarta masih lebih mahal.

Calon penumpang lainnya yakni Nia (38) juga memilih hari kelima lebaran untuk pulang ke Solo di tengah padatnya arus balik ke Jakarta.

Ia mengatakan tidak ada pertimbangan khusus untuknya pulang di waktu ini, selain karena ada acara keluarga yang harus didatanginya. Untuk harga tiket bagi Nia masih terbilang wajar karena dibeli di momen Lebaran.

“Biasa sih, kalau lebaran pulang kampung harganya termasuk standar sih, kemarin dapat juga lumayan nggak terlalu mahal banget, mungkin karena jaraknya juga kali ya,” katanya.

Berdasarkan data yang didapat dari Humas KA Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo, jumlah penumpang berangkat pada hari H lebaran atau 21-22 Maret mencapai 97.297 penumpang. Sementara penumpang tiba di periode tersebut mencapai 62.254 penumpang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.