Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Appdome Hadirkan Perlindungan Akun Seluler dari Ancaman Pengambilalihan dan Penipuan di Perangkat

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 20:35 WIB | Oleh:
Appdome Hadirkan Perlindungan Akun Seluler dari Ancaman Pengambilalihan dan Penipuan di Perangkat Doc: Appdome
Ket. Appdome hadirkan 32 plugin pertahanan dinamis berbasis AI untuk mencegah pencurian identitas seluler serta melindungi data akun dan transaksi langsung dari dalam aplikasi mobile.

JAKARTA – Appdome mengumumkan memperkuat rangkaian Perlindungan Pengambilalihan Akun (Account Takeover Protection) dengan 32 plugin pertahanan dinamis berbasis AI-Native baru. Teknologi ini menyediakan perlindungan akun seluler di garis depan baru ancaman pengambilalihan akun (ATO; Account Takeover) dan penipuan di perangkat (ODF; On-Device Fraud).

Plugin baru tersebut dirancang untuk membantu brand dan bisnis seluler menjaga kepercayaan pengguna dalam pengalaman seluler serta melawan malware yang semakin canggih yang menargetkan identitas pengguna, pembuatan akun, dan transaksi di aplikasi m-Commerce dan aplikasi lainnya.

Seperti semua pertahanan AI-Native dari Appdome, masing-masing dari 32 plugin pertahanan dinamis baru untuk perlindungan akun seluler ini tersedia secara opsional menggunakan platform Appdome tanpa perlu integrasi kode, koding manual, implementasi SDK, atau penyebaran server.

"Pengambilalihan akun kini menjadi salah satu ancaman paling serius bagi bisnis seluler," ujar Jason Bloomberg, Managing Director dari firma analis Intellyx, melalui siaran pers pada hari Selasa (29/4).

Ia menambahkan, pelaku kejahatan terus meningkatkan kemampuan mereka, dan ketika sebuah akun berhasil diambil alih, kerugian sudah tidak bisa dihindari. Dengan solusi Perlindungan Akun Seluler dari Appdome, brand seluler dapat mencegah pengambilalihan akun dengan mengamankan alur keluar-masuk identitas pengguna dan data akun di dalam aplikasi seluler sepanjang perjalanan pelanggan."

Semakin kompleks aplikasi seluler, termasuk Super Apps, semakin canggih ancaman, termasuk yang memanfaatkan AI dan Agen AI (AI-Agents), serta semakin maraknya malware di perangkat, kini membuat para penyerang semakin mudah melakukan pengambilalihan akun di bisnis seluler.

Selain itu, alat dan teknik baru terus bermunculan untuk mencuri atau mengeksploitasi identitas pengguna dan data akun, mulai dari saat pengguna masuk, mengunduh aplikasi, memproses data, hingga saat membuat pilihan di dalam aplikasi.

Sayangnya, produk deteksi dan pencegahan penipuan tradisional tidak melindungi fungsi-fungsi kritis ini di dalam aplikasi seluler. Sebaliknya, produk-produk titik ini hanya mendeteksi pengambilalihan akun setelah kejadian, dan bahkan sering mengandalkan indikator yang sama dengan produk keamanan atau pertahanan bot lainnya untuk membedakan dan mengurangi penipuan.

Perlindungan Akun Seluler dari Appdome dirancang untuk melampaui metode keamanan lama, anti-penipuan, dan deteksi bot, serta melindungi fungsi identitas dan akun yang kritis dari dalam lapisan eksekusi aplikasi seluler.

Jika ancaman terdeteksi, plugin perlindungan akun seluler berbasis AI-Native dari Appdome dapat secara otomatis melindungi pengguna atau memberi notifikasi kepada aplikasi (atau backend aplikasi) ketika penipu atau penyerang lainnya mencoba mengompromikan fungsi-fungsi ini. Hasilnya adalah pertahanan proaktif dan pencegahan dini untuk menghentikan penipuan dan pengambilalihan akun sebelum mereka berhasil.

"Salah satu mata rantai yang kerap terabaikan dalam upaya mempertahankan diri dari ATO adalah perlindungan di berbagai titik masuk dan keluar antara pengguna dan layanan, termasuk jalur komunikasi dalam aplikasi seperti API, IPC, dan CPC," jelas Tom Tovar, co-creator dan CEO Appdome.

Menurut dia, saat ini, para pelaku kejahatan sudah mampu mengeksploitasi jalur-jalur tersebut untuk mendapatkan kredensial pengguna, ID sesi, OTP, token autentikasi, status aplikasi, memori, dan banyak data lainnya di perangkat seluler secara luas. Oleh karena itu, merek dan bisnis perlu memindahkan garis depan pertahanan ATO lebih dalam lagi ke lapisan eksekusi aplikasi seluler untuk benar-benar melindungi pengguna mereka,

Tiga puluh dua plugin baru untuk perlindungan akun seluler berbasis AI-Native di platform Appdome ini terbagi dalam tiga kategori pertahanan seluler.

Pertama appdome Trusted Execution Environment (TEE). Seri plugin ini memungkinkan aplikasi Android dan iOS menggunakan lingkungan eksekusi yang tersegmentasi dan aman untuk membuat, menyimpan, dan mengambil data penting terkait akun, identitas, dan transaksi di dalam aplikasi Android dan iOS. Di dalam TEE milik Appdome, Appdome melindungi memori aplikasi, status, pekerja (workers), aktivitas, notifikasi, IPC, API, dan CPC, melakukan manajemen sesi, serta menyediakan pengelola rahasia (secrets manager) khusus yang dapat digunakan oleh aplikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.